Sulawesitoday - Dalam upaya penetapan awal bulan Ramadan 1446 Hijriah, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sorong mengungkapkan bahwa hilal tidak terlihat pada sore ini.
Kondisi ufuk yang dipenuhi awan menghambat pengamatan, sehingga sampai matahari terbenam pukul 18.31 WIT, hilal belum tampak.
"Hilal tidak terlihat, posisi ufuk berawan," ujar Ahmad Lamba Rahangmetan, Kepala seksi Bimas Islam Kemenag Kota Sorong, kepada wartawan pada Jumat (28/2/2025).
Menurut keterangan tersebut, pengukuran teknis menunjukkan bahwa tinggi hilal hakiki mencapai 3 derajat 25 menit 12 detik, sementara posisi hilal mar'i berada di angka 3 derajat 32 menit 24 detik.
Durasi hilal berada di atas ufuk tercatat selama 16 menit 49 detik, dengan letak yang berada di sebelah utara tepat di atas posisi matahari.
Data ini menjadi acuan penting dalam menentukan rukyatul hilal sebagai penanda datangnya Ramadan.
Sebelumnya, Kemenag Kota Sorong telah mengumumkan rencana pengamatan hilal 1 Ramadan di lantai 4 Hotel Waigo Splash.
Pengamatan tersebut dirancang untuk mendapatkan data akurat melalui peninjauan langsung terhadap posisi hilal pada sore hari.
Meskipun hasil pengamatan hari ini menunjukkan kondisi yang kurang mendukung, pihak Kemenag tetap berkomitmen memantau pergerakan bulan secara intensif.
Di sisi lain, Kepala BMKG Kelas 1 Sorong, Deddy Irjayanto, menyampaikan pandangannya mengenai kondisi cuaca.
"Kalau cuaca untuk hari ini cerah, hilal bisa dilihat karena cuaca mendukung. Namun, kembali lagi kepada kondisi atmosfer di ufuk barat," ujarnya.
Pernyataan ini membuka kemungkinan bahwa dengan perubahan kondisi cuaca di waktu-waktu berikutnya, hilal berpeluang terlihat sebagai penanda dimulainya Ramadan.
Baca Juga: Sinergi Aparat dan Warga, Tawuran Geng Motor di Palu Tergagalkan
Keputusan pengamatan ini diharapkan dapat memberikan kepastian bagi jutaan umat dalam menentukan awal bulan suci.
Artikel Terkait
Warga Mengungsi, Rumah dan Gereja Rusak Akibat Gempa M6,0 di Sulut
Insiden Kekerasan di Polres Baubau: Senior Duga Aniaya Anggota, 6 Terpidana Disiplin
Tim Gabungan Cari Bocah Tujuh Tahun Hilang di Pantai Talise, Keluarga Cemas Tak Menemukan Jejak
Dana PSU Tak Cukup, KPU Diprediksi Butuh Rp 19,5 Miliar Tambahan untuk Gelar Pilkada Parigi Moutong 2024
Sinergi Aparat dan Warga, Tawuran Geng Motor di Palu Tergagalkan