Sulawesitoday - Ramadhan 2025 tiba membawa nuansa kehangatan dan tradisi yang kian terasa di setiap sudut negeri. Di tengah penantian berbuka puasa, salah satu menu andalan yang selalu dinantikan adalah kolak pisang.
Hidangan khas Nusantara ini tidak hanya menggugah selera, namun juga menyimpan cerita tentang kebersamaan dan kelezatan yang tak lekang oleh waktu.
Kolak pisang kerap menjadi primadona meja takjil. Terbuat dari perpaduan pisang kepok matang, gula merah, santan, dan sentuhan harum daun pandan, kolak ini menawarkan cita rasa manis yang sempurna.
Pisang kepok, dengan tekstur empuk dan rasa manis alaminya, menjadi bahan utama yang memberikan keistimewaan tersendiri.
Tak hanya itu, variasi tambahan seperti singkong, kolang-kaling, atau ubi juga kerap dijadikan pilihan sesuai selera, menambah kekayaan rasa dan tekstur dalam satu panci.
Proses pembuatannya pun sederhana namun memerlukan ketelitian. Dimulai dengan merebus air bersama gula merah dan daun pandan dalam panci kecil dengan api lembut hingga gula larut sempurna.
Kemudian, santan ditambahkan bersama sejumput garam dan gula pasir, diaduk hingga tercipta kuah kental yang kaya rasa. Pada tahap ini, penting untuk mencicipi agar tingkat kemanisan dapat disesuaikan sesuai selera.
Setelah itu, potongan pisang kepok dimasukkan ke dalam campuran tersebut dan dimasak hingga warnanya berubah sedikit ke kecoklatan, menandakan bahwa pisang telah menyerap kelezatan kuah gula.
Hasil akhirnya adalah seporsi kolak pisang yang menyajikan perpaduan rasa manis dan lembut, cocok disantap baik dalam keadaan hangat maupun dingin.
Di balik kesederhanaannya, kolak pisang menawarkan kehangatan dan energi yang sangat dibutuhkan setelah seharian menahan lapar.
Baca Juga: Jadwal Berbuka dan Imsakiyah Kota Palu Ramadhan 1446 Hijriah Sabtu 1 Maret 2025
Hidangan ini tidak hanya menjadi menu berbuka, tetapi juga simbol semangat untuk berkumpul bersama, berbagi cerita dan keakraban di bulan yang penuh berkah.
Ramadhan kali ini, mari rayakan momen berbuka dengan kolak pisang sebagai bagian dari tradisi yang terus hidup.
Resep sederhana namun penuh makna ini diharapkan mampu menyatukan keluarga dan kerabat dalam kebersamaan, menambah keindahan dalam setiap detik Ramadhan.
Artikel Terkait
Tim Gabungan Cari Bocah Tujuh Tahun Hilang di Pantai Talise, Keluarga Cemas Tak Menemukan Jejak
Dana PSU Tak Cukup, KPU Diprediksi Butuh Rp 19,5 Miliar Tambahan untuk Gelar Pilkada Parigi Moutong 2024
Sinergi Aparat dan Warga, Tawuran Geng Motor di Palu Tergagalkan
Awan Menghalangi Hilal, Kemenag Sorong Pantau Gerak Bulan Menjelang Ramadan
Jadwal Berbuka dan Imsakiyah Kota Palu Ramadhan 1446 Hijriah Sabtu 1 Maret 2025