Sulawesitoday - Di tengah semangat menyambut Ramadan, momentum spiritual kian terasa di kalangan muslim di Sulteng. Puasa Ayyamul Bidh kini jadi sorotan khusus yang keutamaan berpuasa Ayyamul Bidh untuk muslim di Sulteng wajib ketahui.
Puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan setiap bulan Hijriah pada tanggal 13, 14, dan 15. Di bulan Syaban, momen ini menjadi “pemanasan” ibadah menjelang Ramadan dan memberikan pahala setara puasa setahun penuh.
Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, "Puasa tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun." Kata-kata ini menegaskan keutamaan berpuasa Ayyamul Bidh, yang dihitung berdasarkan prinsip lipatganda kebaikan dari QS. Al-An'am: 160.
Keistimewaan puasa ini tak hanya soal pahala, melainkan juga sebagai sunnah muakkad. Rasulullah SAW sendiri rutin menjalankan puasa pada hari-hari terang dan mendorong umatnya untuk mengamalkannya.
Praktik puasa Ayyamul Bidh dimulai dengan niat yang sangat sederhana. Kamu hanya perlu mengucapkan niat dalam bahasa Arab, "نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى," diikuti dengan bacaan Latin "Nawaitu shauma ayyaami-l-baidhi sunnata-lillaahi ta'aalaa" yang artinya, "Saya berniat puasa pada hari-hari terang sunah karena Allah Ta'ala."
Waktu niat sebaiknya dilakukan dari malam hari hingga sebelum matahari condong ke barat. Pastikan pula bahwa kamu belum makan atau minum sejak fajar agar niatmu sah.
Makan sahur dianjurkan mendekati waktu Subuh agar tubuh siap menahan lapar dan dahaga. Sahur bukan hanya memperkuat fisik, tapi juga sebagai persiapan mental dalam menanti fajar.
Saat fajar tiba, kamu wajib menahan diri dari segala yang membatalkan puasa. Mulai dari makanan dan minuman, hindari pula perkataan kotor dan perbuatan yang bisa menggoyahkan ibadah.
Berbuka puasa pun harus dilakukan segera setelah azan Maghrib berkumandang. Hal ini membantu menjaga konsistensi dan keutamaan berpuasa Ayyamul Bidh.
Tak hanya aspek spiritual, puasa ini juga membawa manfaat kesehatan. Proses detoksifikasi tubuh, peningkatan metabolisme, dan stabilitas emosional menjadi bonus yang kamu rasakan.
Menggabungkan puasa Ayyamul Bidh dengan puasa sunnah lain seperti Senin-Kamis atau Nisfu Syaban diperbolehkan. Gabungan niat seperti “Saya berniat puasa Ayyamul Bidh dan Nisfu Syaban karena Allah Ta'ala” makin menambah keutamaan ibadah.
Baca Juga: Muslim di Sulteng Wajib Ketahui Niat Puasa Ayyamul Bidh Menjelang Ramadan
Bagi muslim di Sulteng, keutamaan berpuasa Ayyamul Bidh harus jadi acuan. Semangat menjalankan puasa ini merupakan bekal spiritual menyongsong Ramadan dan mendekatkan diri pada Sang Pencipta.
Ingat, puasa Ayyamul Bidh di bulan Syaban 2025 jatuh pada 13-15 Februari. Jadikan momen ini sebagai titik tolak untuk meningkatkan kualitas iman dan ketaqwaan.
Artikel Terkait
Banjir Makassar Picu Buaya Masuk Pemukiman Warga
Coba Naikkan Follower, Pemuda Mamuju Sebar Video Syur di FB Berujung Ditangkap Polisi
Eksekusi Lahan Mamuju Memanas, Eksekusi Rumah dan Tanah Ditangguhkan
Rakhmat Renaldy Umumkan Kebijakan WFH Kemenkum Sulteng, Jamin Layanan Publik Tetap Lancar
Muslim di Sulteng Wajib Ketahui Niat Puasa Ayyamul Bidh Menjelang Ramadan