• Minggu, 19 Juli 2026

Al-Fatihah: Surah yang Menggetarkan Iblis dan Menjadi Tameng Umat

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Jumat, 31 Januari 2025 | 20:57 WIB
Sejati menang bukanlah mengalahkan orang lain, tapi godaan iblis. Tameng terkuat? Surah Al-Fatihah.
Sejati menang bukanlah mengalahkan orang lain, tapi godaan iblis. Tameng terkuat? Surah Al-Fatihah.

Sulawesitoday - Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern, masih banyak yang belum memahami betapa luar biasanya Surah Al-Fatihah. Sebuah surah yang bukan sekadar bacaan wajib dalam shalat, tetapi juga memiliki kekuatan luar biasa yang mengguncang iblis dan menjadi tameng bagi manusia dari godaan serta azab neraka.

Dalam sebuah riwayat, disebutkan bahwa ketika Surah Al-Fatihah diturunkan, iblis mengalami penderitaan yang luar biasa.

Ia terkapar, meratap, dan mengumpulkan seluruh pasukannya dalam sebuah pertemuan darurat.

Setan-setan berbondong-bondong menjenguk pemimpinnya yang terbaring seperti seorang yang terserang penyakit berat.

Sebabnya? Turunnya Surah Al-Fatihah telah menjadi benteng bagi umat manusia, menjamin keselamatan siapa pun yang membacanya dengan penuh penghayatan.

Fatihah: Kunci Keselamatan dari Neraka

Bukan sekadar bacaan pembuka, Al-Fatihah menjadi pembeda antara mereka yang selamat dan mereka yang tersesat.

Iblis paham betul bahwa siapa pun yang mengamalkan surat ini dengan kesadaran penuh akan sulit digelincirkan ke dalam jurang kehancuran.

Oleh karena itu, satu-satunya strategi yang dapat dilakukan oleh iblis adalah membuat manusia lupa atau lalai dalam membaca dan memahami surat ini.

Jika direnungkan, iblis tidak perlu bersusah payah menyesatkan manusia yang sudah jauh dari Fatihah.

Cukup dengan membuat mereka membaca tanpa memahami maknanya, atau lebih buruk lagi, melalaikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh sebab itu, betapa pentingnya bagi setiap Muslim untuk tidak hanya membaca, tetapi juga menghayati serta mengamalkan makna dari Al-Fatihah.

Baca Juga: Misteri Keterbatasan yang Justru Menjadi Keunggulan Manusia

Surat yang Merangkum Segala Kebaikan

Halaman:

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pusako Randah, Warisan Jerih Payah dan Dinamika Zaman

Kamis, 16 Oktober 2025 | 19:56 WIB

Shalat: Jalan Mikraj dan Keutamaan yang Tak Terhingga

Selasa, 28 Januari 2025 | 21:00 WIB

Dialog Langit: Ketika Para Nabi Berbeda Cara Pandang

Senin, 27 Januari 2025 | 20:37 WIB