pemerintah

O2SN FLS3N Parigi Moutong 2025: 391 Siswa SD Adu Kreasi dan Kecepatan

Senin, 26 Mei 2025 | 22:00 WIB
Ribuan siswa SD Parigi Moutong bersaing di O2SN FLS3N 2025, tunjukkan bakat olahraga dan seni, hasilkan persahabatan lintas kecamatan.

Sulawesitoday - Parigi Moutong kembali bergeliat. Tepat tanggal 26 Mei 2025, halaman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong berubah menjadi arena kreativitas dan kebugaran.

Sebanyak 391 siswa SD dari 13 kecamatan berkumpul mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat kabupaten. Suasana meriah dipadu sorak antusiasme, bak “tak kenal maka tak sayang” yang membuka pintu persahabatan antarsekolah.

Plt. Kepala Disdikbud Parigi Moutong, Sunarti, menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar adu jago. Lebih dari itu, O2SN FLS3N Parigi Moutong 2025 diharapkan menjadi panggung menumbuhkan sportivitas, kreativitas, dan karakter siswa.

“Kami ingin siswa tidak hanya pintar di akademik, tetapi juga tangguh dalam berkompetisi dan percaya diri dalam berkarya,” ujarnya di sela sambutan.

Pagelaran cabang O2SN terdiri atas atletik, renang, bulutangkis, karate, pencak silat, dan senam. Sementara FLS3N menantang imajinasi melalui lomba gambar ekspresi, menyanyi solo, kriya, mendongeng, menulis cerita, pantomim, hingga tari tradisi.

Dari total 391 peserta, 276 berlaga di lapangan dan kolam renang, sedangkan 115 mengeksplorasi panggung seni.

Durasi tiga hari—26 sampai 28 Mei—menyiapkan enam venue di wilayah kota Parigi. Mulai halaman kantor Disdikbud, GOR Sinar Moutong, hingga Balai Latihan Kesetaraan.

Setiap sudut lokasi dibuat ramah anak, lengkap dengan stan makanan ringan dan area istirahat. Pertemuan lintas kecamatan, menurut Sunarti, menjadi bonus edukatif.

“Anak-anak tidak hanya berlomba, tapi juga bertukar cerita, saling mengenal budaya daerah masing-masing,” tambahnya.

Salah satu peserta, Lia (12), mengaku gugup saat pertama kali tampil di arena senam. Namun setelah berkenalan dengan peserta dari Kecamatan Tinombo, rasa cemas berubah jadi semangat.

“Kami saling beri semangat, seperti satu keluarga besar,” kata Lia.

Baca Juga: Korsleting Diduga Pemicu Kebakaran Hebat di Kodim 1307 Poso, Gudang BBM dan Amunisi Selamat

Panitia berharap gelaran ini memantik motivasi siswa terus mengejar prestasi, sekaligus menumbuhkan ikatan persaudaraan antarsekolah.

Bila harapan itu tercapai, Parigi Moutong pun siap melepas wakil terbaik ke tingkat provinsi dan nasional, membawa nama baik daerah di pentas yang lebih tinggi.

Tags

Terkini