pemerintah

Seragam Gratis Bantu 15 Ribu Siswa Baru di Parigi Moutong

Selasa, 24 Juni 2025 | 23:01 WIB
Parigi Moutong luncurkan 15 ribu seragam gratis bagi siswa baru SD-SMP. Program 100 hari kerja ini ringankan beban dan wujudkan pemerataan pendidikan.

Sulawesitoday - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), meluncurkan program ambisius: pembagian 15 ribu seragam gratis bagi siswa baru jenjang SD dan SMP.

Langkah ini, yang menjadi salah satu prioritas dalam 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati, digadang-gadang sebagai strategi jitu untuk meringankan beban ekonomi orang tua sekaligus menjembatani akses pendidikan yang lebih merata di seluruh pelosok Parimo.

Seragam Gratis, Komitmen Merajut Masa Depan

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdikbud Parimo, Sunarti Masanang, tak menampik jika program ini bukan sekadar urusan jahit-menjahit kain.

Lebih dari itu, kata dia, ini adalah penjelmaan nyata dari kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya dalam memastikan setiap tunas bangsa punya kesempatan yang sama untuk tumbuh dan bersemi di bangku sekola.

"Ini bukan sekadar pembagian pakaian saja. Ini bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam mendukung pemerataan pendidikan dan kesejahteraan masayarakat," ujar Sunarti, Selasa (24/6), bak menjejerkan bidak-bidak catur di papan permainan.

Gerak cepat Disdikbud Parimo patut diacungi jempol. Pendataan menyeluruh telah mereka lakukan, menyisir setiap sudut daerah demi memastikan 15 ribu seragam itu mendarat tepat di punggung siswa yang membutuhkan.

Koordinasi intens dengan seluruh sekolah pun diintensifkan, menjamin distribusi berjalan mulus, efektif, dan transparan, tanpa cela. Sebuah ikhtiar agar tak ada lagi cerita pilu soal anak-anak yang minder ke sekolah hanya karena tak punya seragam layak.

Sunarti berharap, pemenuhan kebutuhan dasar ini bakal jadi pemantik semangat belaja siswa.

Baca Juga: Janji 100 Hari Erwin-Sahid Dikuliti DPRD, Pesimisme Selimuti Program Prioritas Parimo

"Kami ingin anak-anak lebih fokus belajar tanpa merasa minder karena keterbatasan ekonomi. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan generasi Parimo," tegasnya, sembari memproyeksikan benih-benih harapan yang akan tumbuh dari seragam-seragam itu.

Program ini ditargetkan tuntas dalam 100 hari pertama masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, menjadi penanda komitmen mereka terhadap sektor pendidikan. Sebuah janji yang kini mulai bersemi, bukan sekadar janji-janji manis kampanye.

Tags

Terkini