Strategi Redam Harga
Bantuan pangan ini sejatinya punya dua misi. Pertama, mengisi perut yang lapar. Kedua, menjadi senjata pemerintah untuk menjinakkan harga beras di pasar.
Teori ekonominya simpel: kalau puluhan ribu keluarga sudah punya stok beras di rumah, mereka tidak akan menyerbu pasar. Permintaan turun, harga pun diharapkan ikut melandai.
Pihak Bulog sendiri memastikan bahwa pengecekan ini adalah prosedur wajib. Barang tidak boleh geser ke desa sebelum dipastikan aman.
"Pelibatan perangkat desa menjadi kunci agar distribusi berjalan transparan," tambah Jusri, Pinwil Bulog Sulteng.
Bukan Sekadar Rutinitas
Program ini direncanakan cair empat kali setahun. Bisa bertambah, tergantung "angin" kebijakan dari Jakarta. Namun bagi Pemkab Parigi Moutong, ini bukan sekadar rutinitas bagi-bagi sembako.
Ini adalah soal kehadiran negara.
Harapan besarnya tentu saja mulia: suatu saat ekonomi masyarakat membaik, mereka mandiri, dan tidak perlu lagi menunggu truk Bulog datang. Tapi untuk saat ini, memastikan setiap butir beras itu layak konsumsi dan sampai ke tangan yang benar adalah tugas suci yang tak boleh ditawar.
Resmikan Jembatan Garuda, Pangdam XXIII dan Bupati Parigi Moutong Putus Isolasi Desa Nambaru