Sulawesitoday - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong resmi merombak pola penyaluran tunjangan profesi guru pada 2026.
Ribuan guru kini bisa bernapas lega karena hak mereka cair setiap bulan tanpa harus menunggu akhir triwulan.
Skema baru ini memangkas jalur birokrasi yang panjang. Duit tunjangan akan meluncur langsung dari Rekening Kas Umum Negara menuju kantong para pendidik.
Baca Juga: Dana BOP Cair, Menu Makan Sehat PAUD Parimo Masih Beda-Beda Nasib
“Mulai 2026, pembayaran sertifikasi dibayarkan setiap bulan langsung ke rekening penerima,” ujar Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dikbud Parimo, Farid, Selasa lalu.
Langkah berani ini bertujuan memberikan kepastian ekonomi bagi guru di Parimo.
Pemerintah ingin urusan dapur pengajar tidak lagi terganggu oleh jadwal pencairan yang sering menumpuk di akhir periode.
Data mencatat ada 2.829 guru berstatus PNS dan PPPK yang masuk daftar penerima.
Angka jumbo ini menjadi prioritas utama dalam perbaikan sistem kesejahteraan pegawai daerah.
Namun jalan menuju pencairan bulanan ini bukan tanpa hambatan. Masih banyak guru tersangkut masalah administratif yang bikin proses transfer macet.
Baca Juga: Kabar Gembira bagi Siswa Parimo, Tak Ada Lagi Stigma Sekolah Favorit Berkat Program Sister School
Paling sering adalah persoalan beban mengajar yang kurang dari 24 jam tatap muka. Ada juga masalah ijazah sertifikasi yang tidak nyambung dengan mata pelajaran di kelas.
Akurasi Data Pokok Pendidikan atau Dapodik memegang peran paling krusial.
Sistem komputer pusat hanya akan mengirim uang jika data guru sudah dinyatakan hijau alias valid.“Guru harus memastikan data Dapodiknya sudah valid agar pembayaran bisa diproses,” kata Farid menutup percakapan.