Sulawesitoday - Mantan manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, mengkritik Erik ten Hag terkait penekanan pada pencapaian trofi sebagai ukuran kemajuan klub. Meski Ten Hag telah membawa United meraih dua trofi sejak 2022, Solskjaer menegaskan bahwa konsistensi di liga adalah ukuran kesuksesan yang lebih substansial.
Ten Hag juga menghadapi kritik usai kekalahan 0-3 dari Liverpool di pekan ketiga Premier League, yang memperlihatkan kelemahan taktik dan performa pemain.
Kritik Solskjaer Terhadap Ten Hag
Solskjaer, yang dipecat pada 2021, memberikan peringatan bahwa fokus pada trofi tidak selalu mencerminkan kemajuan sejati klub. Menurutnya, trofi dapat menjadi alat pertahanan para manajer, tetapi masalah yang lebih dalam tetap harus diatasi.
"Trofi hanya menutupi masalah, kesuksesan sejati datang dari progres bertahap dan konsistensi di puncak klasemen," ujarnya.
Erik ten Hag memang berhasil memenangkan dua trofi sejak kedatangannya pada 2022. Namun, Solskjaer menyarankan agar Ten Hag lebih fokus pada peningkatan performa tim daripada sekadar mengejar piala. Kritik ini muncul setelah kekalahan telak dari Liverpool, yang memperlihatkan kelemahan mendasar dalam taktik Ten Hag.
Kekalahan dari Liverpool
Dalam laga melawan Liverpool, Manchester United kalah 0-3 di pekan ketiga Premier League. Erik ten Hag menurunkan beberapa pemain muda seperti Joshua Zirkzee dan Alejandro Garnacho, tetapi keputusan ini tidak berhasil membendung serangan Liverpool. Casemiro, yang seharusnya menjadi kunci di lini tengah, melakukan dua kesalahan fatal yang membantu Liverpool mencetak gol.
Liverpool mendominasi pertandingan, terutama di lini tengah, dengan permainan solid dari Alexis Mac Allister dan Ryan Gravenberch. Dominasi ini membuat Manchester United kesulitan mengembangkan permainan dan bertahan.
Gol-gol dari Luis Diaz dan Mohamed Salah memperlihatkan kelemahan taktik serta performa buruk pemain United.
Reaksi Casemiro dan Kritik Fans
Casemiro, yang membuat kesalahan dalam laga melawan Liverpool, mendapat kritikan tajam dari fans di media sosial. Istrinya, Anna Mariana Casemiro, merespons kritik dengan memamerkan koleksi trofi suaminya, termasuk lima gelar Liga Champions dan tiga LaLiga.
Meski memiliki catatan prestasi yang gemilang, Casemiro kini harus menghadapi tekanan untuk memperbaiki performanya di lapangan.
Ten Hag pun terus mendapatkan tekanan setelah kekalahan ini, terutama terkait pilihan taktik dan pemilihan pemainnya. Manchester United kini harus bangkit dari kekalahan ini dan kembali fokus untuk menghadapi laga-laga berikutnya di Premier League.
Artikel Terkait
Legenda Liverpool Ramal Pemecatan Erik Ten Hag Melihat dari Kecocokan Data dan Analisis Tiga Pertandingan Pertama Manchester United di Premier League
Manchester United Rencana Lepas Casemiro, Manuel Ugarte Diproyeksikan Sebagai Pengganti di Lini Tengah dan Dampaknya terhadap Taktik Lini Tengah Tim