• Kamis, 4 Juni 2026

Ejek Selebrasi Gyokeres, Gabriel Magalhaes Disorot Meski Arsenal Menang Besar

.
Amirullah, Sulawesi Today
- Kamis, 28 November 2024 | 15:17 WIB
Kontroversi menyelimuti kemenangan besar Arsenal atas Sporting setelah selebrasi Gabriel Magalhaes dianggap mengejek Gyökeres.  (Amirulah)
Kontroversi menyelimuti kemenangan besar Arsenal atas Sporting setelah selebrasi Gabriel Magalhaes dianggap mengejek Gyökeres. (Amirulah)

Sulawesitoday - Arsenal mencetak kemenangan gemilang di markas Sporting CP dengan skor telak 5-1, tetapi satu momen kontroversial meredupkan euforia itu. Gabriel Magalhaes, bek tangguh asal Brasil, mendapat sorotan tajam setelah selebrasinya dianggap mengejek penyerang andalan Sporting, Viktor Gyökeres.

Gol Gabriel di babak kedua menjadi gol ketiga Arsenal, menambah keunggulan di Estádio José Alvalade yang sudah memanas. Selepas mencetak gol, Gabriel melakukan gestur dengan kedua tangannya di mata, mirip tetapi terbalik dari selebrasi khas Gyökeres, yang biasa menempatkan tangan di mulut.

Baca Juga: M6 World Championship, Team Liquid ID Hadapi Tantangan Besar di Swiss Stage

Gestur ini langsung memancing reaksi, karena terlihat seperti sindiran terhadap Gyökeres, yang pada laga tersebut gagal mencetak gol meski sebelumnya digadang-gadang sebagai ancaman utama.

Gyökeres, pemain asal Swedia dengan catatan luar biasa 24 gol dalam 17 pertandingan musim ini, tampil mengecewakan. Namun, tindakan Gabriel dianggap melampaui batas oleh banyak pihak, termasuk mantan pemain Arsenal, Fredrik Ljungberg. "Saya tidak senang dengan hal itu," ujar Ljungberg dalam wawancara dengan One Football.

Baca Juga: Quick Count JSI Pilkada Gowa 2024, Hati Damai Mantap Memimpin dengan 53,02 Persen Suara

"Menurut saya, itu adalah selebrasi yang menunjukkan kurangnya rasa hormat kepada lawan. Dia mungkin ingin membuktikan sesuatu, tetapi ada cara yang lebih baik untuk melakukannya."

Sebagian pendukung Arsenal mungkin merasa selebrasi itu adalah bagian dari permainan mental, terutama karena Gabriel berhasil meredam Gyökeres sepanjang laga.

Baca Juga: Chaidir-Muetazim Unggul Telak: Quick Count Pilkada Maros 2024 Sentuh 80 Ribu Suara

Namun, kritik datang dari berbagai kalangan. Bagi banyak orang, sepak bola adalah tentang persaingan sehat, dan gestur seperti itu dianggap tak sesuai dengan semangat fair play.

Meski demikian, kemenangan Arsenal tetap luar biasa. Gol-gol dari Gabriel Martinelli, Kai Havertz, Bukayo Saka, Leandro Trossard, dan tentunya Gabriel Magalhaes memastikan tempat mereka di babak berikutnya.

Baca Juga: Unggul 76,35 Persen, Andi Sudirman Serukan Perdamaian Bukan Euforia

Di sisi lain, Sporting harus puas dengan gol hiburan dari Gonçalo Inácio, yang tak cukup untuk menyelamatkan muka di kandang.

Ke depan, Gabriel mungkin perlu lebih bijak dalam merayakan momen penting. Dengan persaingan Liga Champions yang semakin ketat, konsentrasi Arsenal harus tetap terfokus pada permainan.

Halaman:

Editor: Amirullah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini