Sulawesitoday - Tiga kemenangan beruntun. Begitulah catatan Arema FC setelah sukses menaklukkan Persita Tangerang di Stadion Soepriadi, Kota Blitar, pada Selasa malam (3/12). Dalam pertandingan yang sarat ketegangan itu, Singo Edan mengukir kemenangan 3-0 dan mengukuhkan posisi mereka di peringkat keenam klasemen sementara Liga 1 dengan 21 poin.
Sejak peluit pertama berbunyi, Arema FC yang bertindak sebagai tuan rumah tampil dominan. Namun, barisan pertahanan Persita terbukti cukup kokoh di awal laga, membuat serangan-serangan yang dirancang William Moreira dan Dalberto Luan Belo kerap terhenti. Dedik Setiawan pun beberapa kali gagal memanfaatkan peluang emas dari umpan-umpan manis William. “Kami tahu ini laga yang tidak akan mudah. Mereka bermain sangat disiplin di belakang,” kata Joel Cornelli, pelatih Arema, seusai laga.
Gol yang sangat dinantikan akhirnya tiba di penghujung babak pertama. Dalam situasi yang hampir putus asa, Hamzah Titofani berhasil melepaskan umpan meski dalam posisi terjatuh. Bola kemudian diteruskan oleh William kepada Dedik, yang dengan sedikit keberuntungan mengubah arah bola hingga masuk ke gawang. Skor 1-0 ini memberikan suntikan semangat luar biasa bagi Arema sebelum memasuki jeda.
Baca Juga: Dedik Setiawan Gemilang, Arema Ungguli Persita 1-0 di Babak Pertama Liga 1
Di babak kedua, permainan Arema semakin hidup. Pergantian pemain yang dilakukan Cornelli membuahkan hasil instan ketika Samuel Gideon Balinsa masuk menggantikan Hamzah. Dalberto kemudian menggandakan keunggulan Arema pada menit ke-50 melalui aksi individu memukau, di mana ia berhasil menaklukkan kiper Igor Rodrigues dengan tembakan yang melewati sela-sela kaki sang penjaga gawang. Gol ini sekaligus menjadi koleksi kedelapannya di Liga 1 musim ini, menjadikannya top skor sementara.
Meski sudah unggul dua gol, Arema tak menurunkan intensitas serangan. Dedik sebenarnya punya dua peluang emas untuk mencetak gol tambahan, tetapi semuanya gagal dimaksimalkan. Ia akhirnya ditarik keluar pada menit ke-77 dan digantikan Charles Lokolingoy. Masuknya Lokolingoy menjadi keputusan jitu. Pada menit ke-90+5, ia mencetak gol ketiga Arema, memanfaatkan umpan silang akurat dari Jayus Hariono.
Sementara itu, Persita hampir mencetak gol hiburan di menit-menit akhir lewat tembakan Bae Sin Yeong, tetapi aksi gemilang kiper Lucas Frigeri memastikan gawang Arema tetap perawan. Kekalahan ini membuat Persita turun ke peringkat kedelapan klasemen sementara dengan 18 poin.
Pertandingan ini bukan hanya soal skor, tetapi juga tentang perjuangan kolektif Arema. Dari lini belakang hingga lini depan, semuanya tampil dalam harmoni yang nyaris sempurna. Namun, ada pelajaran penting juga bagi Persita: betapa krusialnya efektivitas serangan ketika menghadapi tim sekelas Arema.
Artikel Terkait
Marselino hingga Arkhan Kaka, Timnas U-22 Siap Adu Taktik Ujicoba Lawan Bali United Jelang Piala AFF 2024
Duel Sengit Babak Pertama di Pakansari, Dewa United Unggul Tipis atas PSS Sleman 2-1
Dewa United vs PSS Sleman: Sama-sama Minus Pemain
Hanya 23 Pemain di TC, Shin Tae-yong Izinkan Nico dan Hokky Balik ke Klub untuk Liga 1
Dedik Setiawan Gemilang, Arema Ungguli Persita 1-0 di Babak Pertama Liga 1