Sulawesitoday - Piala AFF 2024 menjadi ajang besar berikutnya bagi Timnas Indonesia. Shin Tae-yong, pelatih kepala Garuda, telah memutuskan untuk menurunkan tim muda. Sebuah langkah yang dianggap sebagian orang sebagai investasi untuk masa depan sepak bola Indonesia.
Namun, di tengah seleksi 33 pemain yang kini sedang menjalani pemusatan latihan di Bali sejak 27 November, satu nama yang mencuri perhatian justru karena ketidakhadirannya—Beckham Putra.
Pemain Persib Bandung itu, yang baru berusia 23 tahun, belum juga mendapatkan panggilan dari timnas senior. Meskipun usianya masih relatif muda, absennya Beckham dari skuad sementara ini tetap menjadi pertanyaan besar.
Sebelumnya, Beckham dikenal sebagai salah satu talenta menjanjikan yang sudah membela timnas kelompok usia sejak U-19 hingga U-23. Terakhir, ia tampil di Piala AFF U-23 2023, di mana Indonesia berhasil menjadi runner-up.
Dalam sebuah wawancara, Beckham mengungkapkan rasa penasarannya untuk bergabung dengan timnas senior. "Semua pemain Indonesia pasti ingin main di Timnas. Tapi yang terpenting bagi saya sekarang adalah bisa bermain maksimal di setiap laga. Panggilan Timnas adalah bonus," ujarnya melalui laman resmi Persib.
Sebuah pernyataan yang terdengar dewasa, namun menyimpan rasa kecewa yang wajar bagi seorang pemain muda dengan potensi besar.
Baca Juga: Piala AFF 2024: Suporter Buru Tiket Laga Panas Vietnam vs Indonesia, Hampir Ludes
Meski begitu, pilihan Shin Tae-yong untuk mengandalkan tim muda menunjukkan kepercayaan besar pada regenerasi. Dengan rata-rata usia pemain yang hanya 22 tahun, Timnas Indonesia benar-benar mengedepankan masa depan.
Asnawi Mangkualam, 25 tahun, menjadi pemain paling senior, sementara Arkhan Kaka, 17 tahun, adalah yang termuda. Langkah ini bisa dipandang sebagai upaya membangun konsistensi performa untuk turnamen-turnamen besar mendatang.
Namun, pertanyaan yang mengemuka adalah: apakah Beckham masih belum cukup baik untuk bersaing di level senior? Beberapa pihak menganggap faktor persaingan posisi dan strategi Shin Tae-yong menjadi alasan utama. Dengan gaya permainan yang lebih mengutamakan intensitas tinggi, mungkin Beckham dinilai belum memenuhi kriteria tertentu.
Bagi Beckham sendiri, ia memilih untuk tetap fokus pada karier klubnya. "Tentunya sih yang terpenting saya selalu memberikan yang terbaik di Persib. Untuk bisa bergabung dengan tim nasional itu adalah bonus," ujarnya. Sikap optimis ini menunjukkan bahwa meski kekecewaan mungkin dirasakannya, ia masih bersemangat untuk bekerja keras.
Piala AFF 2024 akan menjadi momen penting bagi Garuda muda. Namun, absennya Beckham adalah pengingat bahwa perjalanan menuju puncak karier sering kali penuh dengan tantangan dan penantian. Mungkin bukan tahun ini, tapi siapa yang tahu, mungkin di masa depan ia akan menjadi bagian dari regenerasi besar ini.
Artikel Terkait
Frans Sinatra Huwae Siap Hadapi Tantangan Besar, Laga Perdana Barito Putera vs Persis Solo di Stadion Manahan
Debut Penuh Tekanan, Mampukah Ong Kim Swee Selamatkan Persis Solo dari Zona Degradasi?
Rp125 Ribu untuk Dukung Garuda Muda! Tiket Mulai Dijual Besok, Jangan Lewatkan
Dukungan Publik Jadi Kunci: Shin Tae-yong Pasang Taruhan Besar pada Skuad U-22
Piala AFF 2024: Suporter Buru Tiket Laga Panas Vietnam vs Indonesia, Hampir Ludes