• Kamis, 4 Juni 2026

Dilirik Manchester United, Kapten Spurs Ini Ternyata Pernah Bermimpi Jadi Setan Merah

.
Muhammad Aqil Azizi, Sulawesi Today
- Sabtu, 7 Desember 2024 | 13:00 WIB
Son Heung-min pernah jadi fans MU saat kecil! Kini bintang Spurs itu dikaitkan dengan transfer ke Setan Merah. Apakah mimpi lamanya bakal terwujud?
Son Heung-min pernah jadi fans MU saat kecil! Kini bintang Spurs itu dikaitkan dengan transfer ke Setan Merah. Apakah mimpi lamanya bakal terwujud?

Sulawesitoday - Son Heung-min, kapten Tottenham Hotspur, mungkin menjadi ikon Spurs saat ini. Namun, siapa sangka kalau pria kelahiran Chuncheon ini pernah memiliki ikatan emosional dengan Manchester United? Dalam sebuah wawancara, Son mengungkapkan bahwa ia dulu adalah seorang fans berat klub berjuluk "Setan Merah."

Ketertarikan Son kepada Manchester United tidak datang tiba-tiba. Masa kecilnya dipenuhi kisah tentang kejayaan United di era emas. Pemain seperti Ryan Giggs, Paul Scholes, hingga Cristiano Ronaldo menjadi inspirasi baginya.

"Mereka adalah tim yang menguasai dunia waktu itu," ungkap Son. Pengaruh besar ini tak hanya membentuk impiannya sebagai pemain sepak bola, tapi juga membuatnya menghargai sejarah klub.

Namun, hidup memiliki caranya sendiri. Son yang kini menjabat sebagai kapten Tottenham mengatakan bahwa loyalitasnya saat ini sepenuhnya untuk klub yang ia bela.

Baca Juga: Rafael Benitez Buka Suara Kenapa Martin Odegaard Sempat Gagal

"Saya adalah pemain Spurs, dan saya hanya fokus memberikan yang terbaik di sini," katanya tegas.

Ketika kabar ketertarikan Manchester United terhadap dirinya mencuat, dunia sepak bola langsung heboh. Apakah mungkin seorang bintang Tottenham akan mengenakan jersey merah United di masa depan?

Meski belum ada pernyataan resmi, fakta bahwa Son pernah menjadi penggemar klub ini membuat spekulasi semakin menarik.

Selain kisahnya sebagai penggemar, Son juga dikenal sebagai pemain dengan kemampuan luar biasa. Kaki kanan dan kiri yang sama kuatnya membuatnya sulit ditebak lawan. Dia bisa mencetak gol dari sudut yang tampak mustahil.

"Kemampuan dua kaki itu bukan sesuatu yang biasa, apalagi di level Premier League," ungkap mantan pelatih Spurs, Mauricio Pochettino.

Meski begitu, Son tidak luput dari kekurangan. Salah satu tantangan yang sering ia hadapi adalah konsistensi. Ketika tim dalam tekanan besar, penampilannya kadang naik-turun. Namun, dengan mentalitas kerja kerasnya, Son kerap kali bangkit di saat-saat genting.

Kisah Son ini mengingatkan kita bahwa setiap pemain besar punya perjalanan yang dimulai dari mimpi kecil. Apakah Son akhirnya akan mewujudkan mimpi masa kecilnya untuk bermain di Old Trafford? Hanya waktu yang bisa menjawab.

Dapatkan berita Eksklusif di Google News.

Editor: Muhammad Aqil Azizi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini