• Kamis, 4 Juni 2026

Drama Grup A Piala AFF 2024: Timor Leste Tersingkir, Malaysia di Ujung Tanduk

.
Nur Rafiqa, Sulawesi Today
- Minggu, 15 Desember 2024 | 11:09 WIB
Grup A Piala AFF 2024 memanas: Thailand dominan, Malaysia terancam. Persaingan menuju semifinal semakin sengit. Ikuti kisah lengkapnya!
Grup A Piala AFF 2024 memanas: Thailand dominan, Malaysia terancam. Persaingan menuju semifinal semakin sengit. Ikuti kisah lengkapnya!

Sulawesitoday - Drama di Grup A Piala AFF 2024 kian memanas setelah matchday ketiga selesai. Thailand memimpin klasemen dengan dominasi yang tak terbantahkan, sementara Malaysia menghadapi kenyataan pahit. Mereka kini di ambang eliminasi lebih cepat dari turnamen. Lantas, apa yang sebenarnya terjadi?

Pada Sabtu (14/12/2024), dua pertandingan penting digelar. Singapura sukses mengamankan kemenangan 2-0 atas Timor Leste di Hang Day Stadium, Hanoi. Gol-gol Kyoga Nakamura dan Shawal Anuar menjadi penentu tiga poin krusial bagi The Lions.

Kemenangan ini membawa Singapura ke posisi kedua klasemen, mengoleksi 6 poin dari dua pertandingan. Mereka hanya kalah selisih gol dari Thailand yang, di laga lain, berhasil mengalahkan Malaysia 1-0 di Stadion Rajamangala, Bangkok. Gol tunggal Patrik Gustavsson memastikan kemenangan Thailand sekaligus mengokohkan posisi mereka di puncak klasemen.

Baca Juga: Timnas Indonesia Hadapi Tantangan Berat di Kandang Vietnam: Pertarungan Sengit Menanti

Malaysia: Di Ujung Tanduk

Bagi Malaysia, kekalahan dari Thailand adalah pukulan telak. Harimau Malaya kini hanya memiliki 4 poin dari tiga pertandingan. Dengan satu laga tersisa melawan Singapura, peluang Malaysia sangat tipis.

Namun, harapan belum sepenuhnya pupus. Untuk lolos ke semifinal, Malaysia harus menang melawan Singapura. Tapi itu saja tidak cukup. Singapura harus kalah dari Thailand di matchday ketiga. Dengan skenario tersebut, laga melawan Singapura akan menjadi penentuan hidup dan mati bagi kedua tim.

Situasi ini membuat banyak pihak mulai meragukan kemampuan Malaysia untuk melangkah lebih jauh. "Kami harus tetap percaya. Masih ada peluang," kata pelatih Malaysia dalam konferensi pers usai laga. Tapi, dengan performa yang inkonsisten sejauh ini, tantangan besar menanti mereka.

Thailand: Paling Diunggulkan

Berbeda dengan Malaysia, Thailand berada di posisi yang sangat nyaman. Dua kemenangan dari dua laga membuat mereka mengoleksi 6 poin dengan selisih gol fantastis, +11. Anak asuh Masatada Ishii masih memiliki dua pertandingan tersisa melawan Kamboja dan Singapura.

Di atas kertas, peluang Thailand untuk mengamankan posisi puncak atau setidaknya finis di dua besar sangat besar. "Kami harus tetap fokus. Tidak ada ruang untuk meremehkan lawan," ujar Masatada, menegaskan pentingnya konsistensi.

Singapura: Peluang di Tangan

Sementara itu, Singapura juga berada dalam posisi yang menguntungkan. Dengan dua pertandingan tersisa, melawan Thailand dan Malaysia, mereka hanya membutuhkan hasil imbang di kedua laga untuk memastikan tiket semifinal.

Namun, tugas itu tidak mudah. Thailand adalah tim dengan serangan tajam dan pertahanan solid. Sedangkan Malaysia, meski tertekan, pasti akan memberikan perlawanan maksimal di laga terakhir.

Halaman:

Editor: Nur Rafiqa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini