ragam

Ilmuwan ungkap rahasia tidur rusa kutub, Kunci adaptasi di Arktik

Selasa, 26 Desember 2023 | 06:00 WIB
Para ilmuwan telah mengungkap rahasia tidur rusa kutub, hewan yang identik dengan sosok legendaris Santa Claus. Penelitian ini membuka tabir pola tidur yang unik pada hewan tersebut, menyoroti peran penting aksi

Para ilmuwan telah mengungkap rahasia tidur rusa kutub, hewan yang identik dengan sosok legendaris Santa Claus. Penelitian ini membuka tabir pola tidur yang unik pada hewan tersebut, menyoroti peran penting aksi "merenung" dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Current Biology mengungkapkan bahwa rusa kutub memiliki pola tidur khas terkait dengan kebiasaan merenung. Merenung, dalam konteks ini, merujuk pada proses mengunyah dan mengunyah kembali makanan yang sebagian dicerna. Hal ini tidak hanya meningkatkan penyerapan nutrisi tetapi juga membantu proses pencernaan secara keseluruhan.

Rekaman elektroensefalografi (EEG) menunjukkan bahwa pola gelombang otak rusa saat merenung mirip dengan pola tidur non-REM, menunjukkan efek restoratif dari kebiasaan ini. Studi ini dilakukan pada rusa betina Eurasia di Tromsø, Norwegia, di lingkungan yang dikendalikan.

Berbeda dengan spesies lain yang menyesuaikan durasi tidur berdasarkan kondisi lingkungan, rusa kutub menjaga durasi tidur yang konsisten sepanjang tahun. Mereka rata-rata menghabiskan sekitar 5,4 jam tidur non-REM, 0,9 jam tidur REM, dan 2,9 jam merenung setiap hari.

Fakta menarik lainnya adalah bahwa rusa yang sedang merenung menunjukkan pola gelombang otak yang mencerminkan tidur non-REM, menantang pemahaman konvensional tentang tujuan merenung. Hal ini menyarankan kemungkinan bahwa merenung memiliki fungsi pemulihan yang serupa dengan tidur.

Para peneliti juga mencatat bahwa rusa kurang reaktif terhadap gangguan saat merenung, mendukung ide bahwa merenung memberikan keadaan istirahat. Khususnya, perilaku tidur ini menjadi lebih penting selama bulan-bulan musim panas, di mana rusa makan hampir tanpa henti sebagai persiapan untuk musim dingin Arktik yang kurang makanan.

Adaptasi unik ini memberikan rusa kutub kemampuan untuk melakukan banyak hal sekaligus, termasuk kebutuhan tidur dan pencernaan mereka secara bersamaan. Penemuan ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana rusa kutub berkembang di lingkungan yang menantang, membuka jendela ke dunia tersembunyi dari makhluk yang mendiami Arktik.

Baca juga: Kenapa di Indonesia tidak ada salju? Ternyata ini jawabannya

Terkini

Perahu Penjaga Dapur di Laut Lebo

Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:05 WIB

44 Negara Tanpa Laut, Bagaimana Mereka Bertahan?

Selasa, 28 Januari 2025 | 20:35 WIB