• Senin, 20 Juli 2026

Viral Uang Rp50 Ribu Tanpa Gambar Keluar dari ATM, Kolektor Langsung Berani Bayar Mahal

.
Nur Rafiqa, Sulawesi Today
- Selasa, 7 April 2026 | 19:25 WIB
Seorang netizen viral usai temukan uang Rp50.000 polos tanpa gambar dari ATM Bank BUMN. Meski cacat produksi, uang ini justru ditawar kolektor tinggi.
Seorang netizen viral usai temukan uang Rp50.000 polos tanpa gambar dari ATM Bank BUMN. Meski cacat produksi, uang ini justru ditawar kolektor tinggi.

Sulawesitoday - MESIN ATM itu biasanya kaku. Disiplin. Masukkan kartu, tekan pin, keluar uang. Tapi mesin milik bank pelat merah kali ini lagi agak "ngelantur". Ia memuntahkan selembar kertas berwarna biru khas pecahan Rp50.000, tapi wajah pahlawannya bolos. Angka nominalnya pun tak ada. Benar-benar polos. Seperti hati yang belum pernah disakiti.

Kejadian ini mendadak bikin gaduh jagat Threads. Seorang nasabah yang apes—tapi sebenarnya beruntung—terbelalak melihat hasil tarik tunainya. Uang itu sah keluar dari mulut mesin, tapi desainnya ketinggalan di pabrik percetakan.

Dunia maya langsung geger. Logikanya, uang cacat itu produk gagal. Harus dikembalikan. Tapi di tangan netizen, barang gagal justru jadi barang mewah. Belum juga satu hari diunggah, penawaran sudah masuk ke kotak pesan si pemilik akun.

"Rame banget yang DM, ada yang udah nawar 500 ribu," tulis sang pemilik uang dengan nada tak percaya.

Bayangkan. Kertas tanpa gambar itu nilainya langsung meroket sepuluh kali lipat. Tanpa perlu kurs dolar naik, tanpa perlu main saham. Cukup dengan ketidaksengajaan sistem. Padahal, uang itu aslinya tidak punya nomor seri, tidak ada gambar pahlawan, apalagi tanda tangan Gubernur Bank Indonesia.

Pihak bank tentu saja langsung pasang badan. Mereka mengklaim sistem ATM sudah punya filter berlapis. Standar Bank Indonesia, katanya. Dugaan sementara? Ya, apalagi kalau bukan human error atau mesin cetak yang lagi "batuk" di percetakan. Cacat produksi yang lolos sensor.

"Silakan tukarkan ke kantor cabang terdekat atau ke BI langsung untuk diganti," ujar pihak bank memberikan himbauan resmi.

Tapi, siapa yang mau menukar uang "ajaib" itu dengan uang normal yang membosankan? Kalau di pasar kolektor harganya bisa jutaan, menukarnya ke bank terasa seperti membuang peluang emas.

Komentar netizen pun macam-macam. Ada yang nyeleneh minta gambar pahlawannya diganti wajah tokoh politik yang lagi viral biar nilai tukarnya makin tinggi. Ada juga yang heran, bagaimana bisa sensor mesin ATM yang katanya canggih itu bisa "disogok" oleh selembar kertas polos.

Inilah seninya hidup di Indonesia. Masalah teknis dipercetakan uang bisa berubah menjadi konten viral, dan barang cacat bisa jadi investasi masa depan. Kita memang bangsa yang sangat kreatif melihat celah.

Mungkin besok-besok, orang tidak lagi berharap dapet uang baru yang rapi. Mereka justru berdoa agar mesin ATM salah kasih barang. Karena di negeri ini, kesalahan kadang lebih mahal harganya daripada kebenaran.

Tapi hati-hati. Jangan-jangan nanti ada yang sengaja menghapus gambar uang pakai penghapus karet demi dapet cuan instan. Itu namanya bukan rezeki, tapi imajinasi yang terlalu kebablasan.

Mesin ATM-nya mungkin lelah. Atau mungkin, ia hanya ingin memberi kejutan di tengah bulan yang tua.

Rahasia Dunia Hilang Terungkap, Saat Es Mencair dan Sejarah Berusia 10.000 Tahun Muncul

Editor: Nur Rafiqa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Perahu Penjaga Dapur di Laut Lebo

Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:05 WIB

44 Negara Tanpa Laut, Bagaimana Mereka Bertahan?

Selasa, 28 Januari 2025 | 20:35 WIB