• Selasa, 21 Juli 2026

Fenomena Kalcer, Mengapa Anak Jaksel dan Skena Jadi Ikon Budaya Populer

.
Nur Rafiqa, Sulawesi Today
- Rabu, 24 September 2025 | 20:41 WIB
Kalcer adalah plesetan dari culture yang jadi identitas anak Jaksel dan skena. Simak alasan mengapa mereka disebut ikon budaya pop
Kalcer adalah plesetan dari culture yang jadi identitas anak Jaksel dan skena. Simak alasan mengapa mereka disebut ikon budaya pop

Sulawesitoday - Bayangkan kamu sedang duduk di sebuah kafe. Di meja sebelah, ada sekumpulan anak muda. Mereka ngobrol dengan campuran bahasa Indonesia-Inggris. "Guys, this place is literally so aesthetic!" kata salah seorang sembari mengangkat ponsel.

Di sudut lain, terlihat kelompok berbeda. Kaus band indie. Celana kargo longgar. Sepatu boots yang sudah kusam. Mereka membahas album terbaru band underground favorit.

Kedua kelompok ini? Mereka adalah representasi sempurna dari apa yang kini disebut "anak kalcer."

  • Apa Sebenarnya Kalcer Itu?

Kalcer bukan kata asing lagi. Terutama bagi generasi Z. Istilah ini adalah plesetan dari kata "culture" atau budaya dalam bahasa Inggris.

Tapi kalcer bukan sekadar tren biasa. Ini tentang gaya hidup. Tentang identitas. Tentang cara seseorang menunjukkan dirinya kepada dunia.

Seorang "anak kalcer" adalah mereka yang:

• Selalu update dengan tren terkini

• Memiliki gaya berpakaian yang khas

• Mengerti konteks di balik setiap budaya populer

• Menjadikan gaya hidup sebagai identitas utama

Kalcer bukan hanya tentang mengikuti. Ini tentang memahami. Tentang menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar.

  • Mengapa Anak Jaksel Menjadi Simbol Kalcer?

Jakarta Selatan. Wilayah yang kini identik dengan budaya urban kelas menengah atas. Tapi kenapa mereka disebut anak kalcer?

Jawabannya sederhana. Mereka menciptakan budaya mereka sendiri.

Anak Jaksel punya cara unik berkomunikasi. Bahasa mereka? Campuran Indonesia-Inggris yang kadang berlebihan. "Which is" dan "literally" jadi kata andalan. "Healing" menggantikan kata "liburan."

Halaman:

Editor: Nur Rafiqa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Perahu Penjaga Dapur di Laut Lebo

Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:05 WIB

44 Negara Tanpa Laut, Bagaimana Mereka Bertahan?

Selasa, 28 Januari 2025 | 20:35 WIB