ragam

Rudal jelajah Abu Mahdi Iran bergabung dengan armada angkatan laut Teheran

Selasa, 26 Desember 2023 | 06:07 WIB
Rudal jelajah Abu Mahdi Iran secara resmi telah bergabung dengan armada Angkatan Laut Teheran, menghadirkan elemen baru yang tak bisa dianggap remeh. Senjata ini, yang dinamai sesuai dengan sosok Abu Mahdi al-Muhandis, rekan Jenderal Qassem Soleimani yang gugur dalam serangan Amerika Serikat, memiliki kemampuan yang mencengangkan. foto: unsflash

Rudal jelajah Abu Mahdi Iran secara resmi telah bergabung dengan armada Angkatan Laut Teheran, menghadirkan elemen baru yang tak bisa dianggap remeh. Senjata ini, yang dinamai sesuai dengan sosok Abu Mahdi al-Muhandis, rekan Jenderal Qassem Soleimani yang gugur dalam serangan Amerika Serikat, memiliki kemampuan yang mencengangkan.

Menurut informasi yang dihimpun dari laporan Almaydeen, rudal Abu Mahdi memiliki beberapa ciri khas yang menjadikannya senjata canggih milik Iran. Salah satu keunggulannya terletak pada serangan presisi, kekuatan destruktif, dan kemampuan cerdas untuk menembus sistem pertahanan udara musuh.

Rudal ini pertama kali diluncurkan sekitar Agustus 2020 lalu, dan sejak itu telah menjadi bagian vital dari persenjataan Iran. Performanya yang luar biasa memungkinkan rudal Abu Mahdi menjangkau sasaran lebih dari 1.000 kilometer, menjadikannya pilihan yang sangat cocok untuk dioperasikan oleh Angkatan Laut Iran. Dengan jangkauan yang lebih luas, cakupan pertahanan laut juga semakin diperluas.

Dalam perbandingan dengan rudal pendahulunya, rudal Abu Mahdi menonjol dengan jarak tembak yang tiga kali lipat dari rudal Raad (350 km) dan rudal Qadir (300 km). Keunggulan ini didukung oleh mesin turbojet varian ‘Tolou’ yang menjadi andalan dalam dapur pacu rudal Abu Mahdi. Kemampuannya untuk melesat di ketinggian rendah juga memungkinkannya menghindari deteksi oleh radar musuh.

Rudal Abu Mahdi Iran secara resmi akan dipasang pada kapal perusak milik Angkatan Laut Teheran, menunjukkan kesiapan Iran dalam menghadapi potensi eskalasi Amerika Serikat di Laut Merah. Meskipun tidak terkait langsung dengan konflik AS dan Iran, langkah ini menunjukkan kewaspadaan Teheran untuk mengantisipasi perkembangan tak terduga yang mungkin muncul.

Sebagai catatan, AS baru-baru ini membentuk koalisi untuk melawan serangan kelompok Houthi di Laut Merah, dan langkah Iran ini bisa dianggap sebagai respons preventif terhadap situasi di wilayah tersebut.

Demikianlah informasi terbaru mengenai bergabungnya rudal jelajah Abu Mahdi Iran dengan Angkatan Laut Teheran. Rincian mengenai kemampuan dan spesifikasi senjata ini menambah pemahaman akan dinamika keamanan di kawasan Laut Merah.

Baca juga: Kapal Galiung San Jose dan rencana pengangkatan harta karun triliunan rupiah

 

 

Terkini

Perahu Penjaga Dapur di Laut Lebo

Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:05 WIB

44 Negara Tanpa Laut, Bagaimana Mereka Bertahan?

Selasa, 28 Januari 2025 | 20:35 WIB