ragam

Arkeolog temukan nenek moyang kalkulator berusia 2.300 tahun di makam bangsawan China

Selasa, 26 Desember 2023 | 06:43 WIB
Dalam sebuah penemuan menarik, arkeolog berhasil menggali sejarah matematika Tiongkok dengan menemukan kalkulator kuno yang usianya mencapai 2.300 tahun. Tabel perkalian langka ini terbuat dari tulang dan batu giok, dan telah ditemukan di makam seorang bangsawan di Provinsi Henan, Tiongkok tengah. foto: unsflash

Dalam sebuah penemuan menarik, arkeolog berhasil menggali sejarah matematika Tiongkok dengan menemukan kalkulator kuno yang usianya mencapai 2.300 tahun. Tabel perkalian langka ini terbuat dari tulang dan batu giok, dan telah ditemukan di makam seorang bangsawan di Provinsi Henan, Tiongkok tengah.

Seperti yang dilaporkan oleh IFL Science pada Minggu (24/12/2023), makam tersebut diperkirakan berasal dari Dinasti Shang (1600-1046 SM), menandakan bahwa tabel perkalian ini adalah salah satu contoh paling awal dari catatan matematika tertulis di China. Tabel ini membuktikan pemahaman yang kuat tentang matematika yang dimiliki oleh masyarakat Shang pada masa itu, menandakan kemajuan signifikan dalam bidang perhitungan.

Tabel perkalian tersebut, yang ditulis dalam hieroglif Cina dan menggunakan sistem perkalian yang disebut "metode persegi", menampilkan daftar perkalian dari 1 hingga 9. Metode ini melibatkan penjumlahan berulang dari bilangan yang sama, memberikan gambaran tentang kecerdasan dan pemikiran inovatif yang dimiliki oleh masyarakat Shang dalam mengembangkan cara untuk menghitung.

Penemuan ini memberikan wawasan yang berharga tentang matematika dan budaya kuno China, menunjukkan bahwa orang-orang Shang bukan hanya masyarakat yang terpelajar tetapi juga inovatif. Mereka telah mencapai kemajuan yang mencolok dalam bidang matematika pada zaman itu.

Penelitian lebih lanjut terhadap tabel perkalian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam tentang perkembangan matematika kuno di Tiongkok dan memperkaya pengetahuan kita tentang peradaban kuno yang telah memberikan kontribusi besar dalam sejarah perkembangan manusia.

Baca juga: Badak Putih Baru Lahir di Kebun Binatang Arizona, Membawa Harapan Baru untuk Konservasi

Terkini

Perahu Penjaga Dapur di Laut Lebo

Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:05 WIB

44 Negara Tanpa Laut, Bagaimana Mereka Bertahan?

Selasa, 28 Januari 2025 | 20:35 WIB