ragam

Hewan Langka Kalimantan Timur yang Kian Terancam, Apa Penyebabnya?

Minggu, 29 September 2024 | 15:25 WIB
Kalimantan Timur adalah rumah bagi banyak spesies langka, tapi mereka kini terancam punah akibat kerusakan habitat dan perburuan liar. #KalimantanPunah #SelamatkanHewan (Dwi Rahayu Putri)

Sulawesitoday - Kalimantan Timur, provinsi yang kaya banget dengan sumber daya alam, ternyata punya satu sisi lain yang gak kalah penting. Ada beberapa spesies hewan di sini yang hidupnya udah di ujung tanduk. Kayak macan dahan misalnya, yang udah jarang banget terlihat. Saya sendiri, setelah 30 tahun tinggal di sini, belum pernah sekalipun lihat hewan itu di alam liar.

Macan Dahan: Kucing Besar yang Hilang?

Macan dahan itu spesies unik yang punya nama ilmiah keren: Neofelis diardi borneensis. Tapi sayangnya, populasi mereka sekarang benar-benar kritis. Menurut data dari ilmuwan, mungkin tinggal sekitar 5.000 ekor aja yang tersisa di alam liar, dan itu terus berkurang. Penyebab utamanya? Rusaknya hutan, tentunya. Hutan yang seharusnya jadi rumah mereka terus ditebang untuk berbagai kepentingan manusia. Bahkan, pada tahun 2008, IUCN (International Union for Conservation of Nature) udah resmi masukin macan dahan ke dalam daftar hewan yang terancam punah.

Baca Juga: Fenomena Supermoon: Kenapa Bulan Terlihat Lebih Besar dan Terang?

Saya kadang mikir, kok bisa ya, kita begitu abai sama hewan-hewan yang udah ada di bumi lebih lama dari kita. Padahal, mereka juga punya hak untuk hidup. Tapi ya gimana lagi, kalau habitatnya udah gak ada, mereka juga gak bisa bertahan lama.

Bekantan: Si Monyet Berhidung Panjang

Nah, selain macan dahan, ada juga bekantan yang gak kalah langka. Bekantan ini primata yang unik banget, dikenal dengan hidung panjangnya yang khas. Sayangnya, nasib bekantan di Kalimantan Timur juga gak bagus. Bayangin aja, populasi mereka sekarang tinggal sekitar 300 ekor di alam liar, dan mereka sangat rentan terhadap stres. Kena gangguan sedikit aja, bisa langsung mati, apalagi kalau di penangkaran.

Baca Juga: Fosil Paus Purba yang Ditemukan di Wadi Al Hitan Memukau Peneliti dan Traveler, Netizen: Bagaimana Bisa Ada di Tengah Gurun Pasir

Di Samboja, tepatnya di Kutai Kartanegara, bekantan hidup di sekitar Sungai Hitam. Namun, keberadaan mereka terancam akibat perburuan liar dan deforestasi. Pemerintah dan organisasi konservasi terus berupaya menjaga populasi bekantan ini, tapi upaya itu sering kali berhadapan dengan kepentingan komersial yang gak selalu peduli sama nasib mereka.

Burung Enggang: Simbol Luhur Dayak

Salah satu hewan yang paling dikenal di Kalimantan Timur adalah burung enggang, atau dikenal juga dengan rangkong. Burung ini punya makna khusus buat suku Dayak, dianggap sebagai simbol kepemimpinan. Panjang tubuhnya bisa mencapai 90 cm, jadi mereka cukup besar. Tapi, burung yang luar biasa ini juga terancam punah.

Baca Juga: Perubahan Iklim Membuat Pohon Pisang Berbuah di Korea Selatan, Petani Khawatir, Netizen Malah Berkomentar Lucu

Enggang hidup cukup lama, sekitar 35 tahun, tapi kemampuan reproduksinya rendah, jadi populasinya susah berkembang. Ditambah lagi, habitat mereka terus tergerus akibat penebangan hutan. Perburuan liar juga bikin enggang makin susah ditemukan. Kalau hutan mereka rusak, burung ini kehilangan tempat berlindung dan berkembang biak.

Orang Utan: Primata Paling Terancam

Halaman:

Tags

Terkini

Perahu Penjaga Dapur di Laut Lebo

Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:05 WIB

44 Negara Tanpa Laut, Bagaimana Mereka Bertahan?

Selasa, 28 Januari 2025 | 20:35 WIB