Hingga awal 2026, strategi Huawei masih sangat terpusat pada pasar domestik Cina, sementara perangkat global kemungkinan besar masih akan menggunakan basis Android dengan antarmuka EMUI.
-
Respons Google dan Masa Depan Multipolar
Google kini berada dalam tingkat kewaspadaan tinggi. Huawei telah membuktikan bahwa sebuah negara dengan kekuatan pasar masif dapat membangun alternatif yang layak bagi ekosistem Amerika, yang menjadi cetak biru kemandirian digital bagi negara lain.
Sebagai respons, muncul rumor bahwa Google sedang mencoba menggabungkan Android dan Chrome OS untuk menciptakan pengalaman terintegrasi yang lebih baik, terinspirasi dari langkah Huawei.
Pada akhirnya, persaingan ini menandakan pergeseran menuju dunia teknologi multipolar, di mana tidak ada lagi satu ekosistem tunggal yang mendominasi segalanya.
Bagi konsumen, hal ini berarti lebih banyak pilihan inovatif di masa depan, meskipun juga membawa risiko dunia digital yang lebih terpecah-pecah.
Baca Juga: iPhone Co-Pilot ATR Maros Ditemukan, Teknologi Sensor AI Smartwatch Rekam Pergerakan 13 Ribu Langkah