teknologi

Hati-hati! Penjahat Siber Incar Pemudik Lewat Captcha Palsu dan Web Travel Bodong

Minggu, 8 Maret 2026 | 17:04 WIB
Waspada modus Clickfix jelang libur Lebaran. Penjahat siber menyamar jadi agen travel untuk curi data pribadi lewat captcha palsu. Jaga keamanan digital!

Sulawesitoday - Lebaran sudah di depan mata. Mudik segera tiba. Tapi, di balik keriuhan memesan tiket dan reservasi hotel, ada bahaya yang mengintai dari balik layar ponsel.

Namanya penjahat siber. Mereka tahu benar kapan manusia paling lengah: saat sedang senang-senangnya menyambut liburan. Saat itulah kewaspadaan digital biasanya melorot ke titik terendah.

Panji Wasmana sudah mengingatkan hal itu. National Technology Officer Microsoft Indonesia tersebut melihat adanya pola yang berulang. Lonjakan transaksi digital di musim liburan selalu dibayangi oleh taktik tipu-tipu yang makin canggih.

"Pelaku kejahatan siber kerap memanfaatkan rasa kepercayaan individu dan organisasi terhadap travel agency populer untuk mencuri data," ujar Panji.

Modusnya klasik tapi mematikan: menyamar. Mereka berpura-pura menjadi layanan perjalanan yang sudah dikenal luas. Tujuannya satu, mendapatkan data pribadi.

Ada satu teknik yang kini sedang naik daun. Namanya Clickfix. Ini bukan sekadar phishing biasa. Teknik ini ditemukan sekitar Februari 2025 lalu dan sudah merambah hingga ke Asia Tenggara. Termasuk, mungkin saja, ke gawai Anda.

Cara kerjanya licin. Pelaku membuat laman masuk (login) dan tampilan captcha yang terlihat sangat meyakinkan. Palsu, tentu saja. Korban kemudian digiring untuk melakukan tindakan tertentu pada perangkat mereka.

Begitu diklik, tamatlah. Tanpa disadari, sebuah malware pencuri data telah terunduh. Pintu akses ke ponsel pun terbuka lebar bagi si pelaku. Data kredensial berpindah tangan dalam hitungan detik.

Maka, kuncinya hanya satu: kenali polanya. Jangan mudah percaya pada tautan yang datang tiba-tiba, meski mengatasnamakan agen perjalanan ternama. Perlindungan data adalah harga mati agar liburan tidak berubah menjadi tragedi digital.

Jangan sampai niat hati ingin bersilaturahmi, justru data pribadi yang 'dicuri' pergi.

Tips Aman Bertransaksi QRIS bagi Warga Sulawesi, Cara Mudah Kenali Modus Palsu

Tags

Terkini