• Kamis, 4 Juni 2026

Modus Penipuan WhatsApp Makin Canggih, Waspadai Berbagai Taktik Pelaku untuk Menjebak Korban

.
Amirullah, Sulawesi Today
- Kamis, 29 Agustus 2024 | 13:22 WIB
Penipuan WhatsApp makin canggih dengan berbagai modus berbahaya. Waspadalah terhadap pesan dan link yang mencurigakan demi keamanan data Anda. (Amirullah)
Penipuan WhatsApp makin canggih dengan berbagai modus berbahaya. Waspadalah terhadap pesan dan link yang mencurigakan demi keamanan data Anda. (Amirullah)

Modus lain yang digunakan adalah penyebaran undangan nikah palsu. Melalui pesan WhatsApp, penipu mengirimkan file undangan yang mengandung link berbahaya. Ketika korban membuka atau mengunduh file tersebut, perangkat mereka berisiko terinfeksi virus atau malware.

Undangan pernikahan ini sering kali dibuat sedemikian rupa agar terlihat asli dan menarik perhatian korban.

Surat Tilang Palsu dari Kepolisian

Penipuan dengan modus surat tilang palsu juga marak terjadi. Penipu mengaku sebagai petugas kepolisian atau instansi pemerintah, menginformasikan bahwa korban dikenakan denda lalu lintas.

Korban diminta untuk membuka file detail pelanggaran dan instruksi pembayaran denda, yang sebenarnya adalah jebakan untuk mencuri data pribadi korban.

Phishing dengan Kode QR

Modus penipuan terbaru yang semakin populer adalah penggunaan kode QR phishing atau yang dikenal sebagai quishing. Penipu mengirimkan kode QR yang, ketika dipindai, akan mengarahkan korban ke situs palsu yang menyerupai e-commerce atau layanan perbankan.

“Informasi seperti nomor kartu kredit, password, dan kode OTP sering kali diminta dan dapat berakibat pada rekening korban terkuras atau akun mereka diambil alih,” jelas seorang analis keamanan.

Untuk mencegah menjadi korban penipuan, masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap pesan yang tidak dikenal dan menghindari mengklik link atau mengunduh file dari sumber yang tidak dapat dipercaya. Konfirmasi langsung kepada pihak terkait atau layanan resmi sangat dianjurkan sebelum memberikan informasi pribadi. Selalu berhati-hati dan periksa keabsahan setiap pesan yang mencurigakan.

Halaman:

Editor: Amirullah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini