Lihat postingan ini di Instagram
Sulawesitoday - Rumah Sakit Umum Daerah Madani Palu mendadak panik setelah gelombang protes warga menyoroti buruknya birokrasi penanganan pasien anak.
Tangis seorang ibu pecah di koridor rumah sakit setelah petugas loket pendaftaran menolak melayani anaknya yang datang dari jauh.
Anak malang asal luar kota ini terlambat tiba di lokasi karena mengalami hambatan besar dalam perjalanan menuju Kota Palu.
Baca Juga: DPRD Parimo Siap Tes Urin Massal, Tantang Pejabat Pemda Ikut Serta
Petugas pendaftaran berdalih jam operasional loket telah usai dan langsung mengarahkan keluarga ini menuju Unit Gawat Darurat.
"Kami dilempar lagi dari UGD disuruh kembali ke loket poli, kami bingung," kata seorang saksi mata di lokasi kejadian.
Alih-alih mendapat pertolongan cepat, ibu dan anak ini justru terjebak dalam lingkaran birokrasi rumah sakit yang saling lempar tanggung jawab.
Sejumlah warga yang mengantar pasien lain di lokasi mulai tersulut emosi melihat respons para petugas medis yang terkesan dingin.
Saksi di lokasi melihat para petugas hanya diam tanpa memberikan solusi nyata bagi anak yang membutuhkan pemeriksaan dokter secepatnya.
Insiden memilukan ini langsung memicu reaksi berantai di jagat maya setelah videonya tersebar luas ke komunitas warga Palu.
Baca Juga: Viral TKI Malaysia, Berangkat Naik Garuda Kerja Gali Septic Tank
Banyak warga mulai berani bersuara dan menceritakan pengalaman buruk mereka saat berhadapan dengan sistem antrean di rumah sakit milik pemerintah ini.
Beberapa warga mengaku pernah menjadi korban sistem operasional yang membingungkan hingga harus menunggu berjam-jam sejak subuh tanpa kepastian jelas.
Artikel Terkait
Viral Lapak Sarapan MBG Jual Sushi Mentai Lima Ribuan Pakai Slogan Kocak Solusi Perut Gawat
Gubernur Anwar Hafid Berang Dinas ESDM Sulteng Terbitkan Izin Tambang dari Balik Meja
Viral Pesta Nikah Tanpa Dekorasi di Bekasi, Keluarga Korban Penipuan Wedding Organizer
Viral TKI Malaysia, Berangkat Naik Garuda Kerja Gali Septic Tank
DPRD Parimo Siap Tes Urin Massal, Tantang Pejabat Pemda Ikut Serta