"Kami tidak mampu beli solar industri yang mahal," cetus Alam saat dikonfirmasi wartawan via pesan singkat.
Pihak manajemen SPBU Emea sendiri terkesan lepas tangan terhadap dugaan pelanggaran hukum di area kerjanya.
Manajer SPBU bernama Eken berkilah bahwa operasional harian sudah berjalan sesuai aturan sistem kode batang komputer.
Ia menyatakan transaksi nakal di luar area stasiun pengisian bukan lagi menjadi tanggung jawab manajemen.
Aturan Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 sendiri melarang keras kendaraan sektor pertambangan memakai bahan bakar bersubsidi.
Aparat penegak hukum setempat hingga saat ini belum mengambil tindakan tegas terhadap praktik penyimpangan solar ilegal. (Tim)
Artikel Terkait
Disinyalir Solar Subsidi Dikuras Truk Tambang Galian C di Emea Morowali, Warga Gigit Jari Kehabisan BBM
Diduga Jual Solar Subsidi ke Tambang Galian C, Pertamina Diminta Tutup SPBU Emea Morowali
Menu Impor Makan Bergizi Gratis Bebani Rupiah, Pemimpin Badan Gizi Nasional Didesak Pakai Bahan Pangan Lokal
Warga Teriak Air SPAM Petasia Morowali Utara Keruh Lagi, Puluhan Ribu Orang Diduga Konsumsi Lumpur Tambang
Nasabah BNI Parigi Jangan Panik, Lakukan 4 Langkah Darurat Ini Jika Saldo Rekening Berkurang Tiba-tiba