“Kami tidak akan berhenti di pengedar. Bandar dan pemasok akan kami kejar,” tegas Pribadi, dalam keterangannya soal arah pengembangan kasus.
Penjelasan itu menegaskan komitmen mengejar jaringan yang lebih besar. Namun ia belum menjawab langsung pertanyaan soal transparansi proses hukum terhadap Robi maupun status kendaraan yang sempat disita.
Kejanggalan status Robi menyisakan catatan penting bagi akuntabilitas proses penyidikan. Publik berhak mengetahui dasar hukum di balik setiap keputusan aparat, termasuk keputusan melepaskan seseorang dari rangkaian perkara pidana.
Artikel Terkait
Penemuan Mayat di Kebun Moutong, Ada Dua Parang dan Alat Hisap Sabu
Jaringan Sabu Parigi Moutong Terbongkar, Ditresnarkoba Sita Belasan Paket
Edarkan Sabu di Dekat Sekolah Majene, Empat Pemuda Diringkus Polisi
Pensiunan PNS dan IRT Diringkus Polisi Saat Selundupkan Sabu di Parigi Moutong
Bukan Sabu, BNNK Poso Tegaskan Anggota DPRD Parigi Moutong Pakai Obat Resep Dokter