Sulawesitoday - Dalam proses penghitungan suara Pemilihan Legislatif (Pileg) untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tingkat Kabupaten/Kota, Dapil Sulawesi Tengah, khususnya Dapil Parigi Moutong 2, telah menghasilkan sejumlah data yang mencerminkan partisipasi masyarakat dalam memberikan suara pada pemilu kali ini.
Menurut data resmi yang diperoleh dari proses hitung suara, terdapat beberapa partai yang mendapatkan perolehan suara yang signifikan di Dapil Parigi Moutong 2.
Partai dengan perolehan suara terbanyak adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dengan total suara sah partai politik sebanyak 251 dan total suara sah partai politik dan calon sebanyak 3.917. Dari calon legislatif yang diusung, sejumlah 10 kandidat berhasil meraih dukungan signifikan dari pemilih, dengan Andi Mahmuri, S.Pd.I menduduki peringkat tertinggi dengan perolehan suara sebanyak 996.
Di samping itu, Partai Demokrat juga menunjukkan performa yang cukup kuat dengan perolehan suara sah partai politik sebanyak 130 dan total suara sah partai politik dan calon sebanyak 2.565. Calon legislatif teratas dari partai ini adalah Rusno, Ah.T dengan perolehan suara 835.
Disusul oleh Partai Gerakan Indonesia Raya dengan perolehan suara sah partai politik sebanyak 403 dan total suara sah partai politik dan calon sebanyak 1.987. Calon legislatif dari partai ini juga mendapatkan dukungan yang signifikan, terutama dari Ahmad DG Mabela yang berhasil mengumpulkan 535 suara.
Partai Golongan Karya juga berhasil menarik perhatian pemilih dengan perolehan suara sah partai politik sebanyak 302 dan total suara sah partai politik dan calon sebanyak 1.950. Salah satu calon legislatif teratas dari partai ini adalah Taufik Borman dengan perolehan suara 418.
Meskipun demikian, partisipasi pemilih tidak hanya terfokus pada partai-partai besar, namun juga terdapat dukungan yang signifikan bagi beberapa partai kecil dan independen yang juga meraih perhatian di Dapil Parigi Moutong 2.
Demikianlah rekapitulasi suara legislatif terbanyak dari Dapil Parigi Moutong 2 pada Pemilihan Legislatif kali ini, mencerminkan dinamika dan preferensi pemilih dalam menentukan perwakilan mereka di tingkat legislatif.