• Kamis, 16 Juli 2026

Ini yang Terjadi Pada Tubuh Jika Terkena Petir: Sensasi Sengatan Listrik Raksasa

.
Aswadin, Sulawesi Today
- Minggu, 25 Februari 2024 | 20:36 WIB
Pengaruh Petir: Sensasi Sengatan Pada Tubuh. Foto: sambaran petir di langit saat cuaca sedang hujan (tangkap layar unsplash)
Pengaruh Petir: Sensasi Sengatan Pada Tubuh. Foto: sambaran petir di langit saat cuaca sedang hujan (tangkap layar unsplash)

Pengaruh Petir: Sensasi Sengatan Pada Tubuh


Sulawesitoday - Bayangkan, kamu sedang asyik menikmati sore hari di taman. Tiba-tiba, langit bergemuruh dan hujan turun dengan deras.


Di tengah keramaian, kamu melihat kilatan cahaya menyilaukan dan mendengar suara menggelegar.


Sekejap kemudian, kamu merasakan sengatan listrik yang luar biasa, dan segalanya menjadi gelap...


Sengatan Listrik Raksasa Mengalir Dalam Tubuhmu


Ya, kamu baru saja tersambar petir. Sekitar 240.000 orang di seluruh dunia tersambar petir setiap tahunnya, dan 24.000 di antaranya meninggal dunia. Jika kamu termasuk salah satu orang yang "beruntung" selamat, kamu mungkin bertanya-tanya: apa yang sebenarnya terjadi pada tubuhmu?


Perjalanan Arus Listrik Petir


Saat petir menyambar, muatan listrik raksasa mengalir dari awan ke bumi. Jika kamu berada di jalur alirannya, tubuhmu akan menjadi konduktor, dan arus listrik tersebut akan mengalir melewatinya. Arus ini dapat mencapai 30.000 Ampere, setara dengan 20 kali lebih kuat dari aliran listrik di rumahmu!


Bagian Tubuh Mana yang Terkena Dampak?


Bagian tubuh yang pertama kali tersentuh petir akan menjadi titik masuk utama arus listrik. Biasanya, titik ini adalah kepala, bahu, atau kaki. Arus kemudian akan mengalir melalui tubuh, mengikuti jalur yang memiliki resistensi paling rendah, seperti jaringan saraf dan pembuluh darah.


Efek Sengatan Listrik Petir


Saat arus listrik petir mengalir melalui tubuhmu, kamu akan merasakan berbagai efek yang mengerikan, seperti:




  • Sengatan listrik yang luar biasa: Sensasi ini seperti tersengat listrik, tetapi jauh lebih kuat dan terasa di seluruh tubuh.

  • Nyeri yang hebat: Rasa sakit ini bisa sangat parah dan berlangsung selama beberapa hari atau bahkan berminggu-minggu.

  • Luka bakar: Arus listrik dapat menyebabkan luka bakar di kulit, terutama di bagian titik masuk dan keluarnya arus.

  • Kerusakan otot dan saraf: Arus listrik dapat merusak otot dan saraf, yang dapat menyebabkan kelemahan, mati rasa, atau bahkan kelumpuhan.

  • Gagal jantung dan pernapasan: Arus listrik dapat mengganggu ritme jantung dan pernapasan, yang dapat berakibat fatal.


Distribusi dan Frekuensi Petir


Petir dapat terjadi di mana saja di dunia, tetapi lebih sering terjadi di daerah tropis dan subtropis. Di Indonesia, daerah dengan kejadian petir terbanyak adalah Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Frekuensi petir juga bervariasi tergantung musim. Di Indonesia, musim petir biasanya terjadi pada bulan Oktober hingga April.


Tips Menghindari Sambaran Petir

Halaman:

Editor: Aswadin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini