• Kamis, 16 Juli 2026

Detik-detik Menegangkan! Buaya Nyaris Terkam Ibu dan Anak di Sausu Peore, Berakhir Ditangkap Warga

.
Aswadin, Sulawesi Today
- Kamis, 14 Maret 2024 | 18:04 WIB
Buaya Nyaris Terkam Ibu dan Anak di Sausu Peore, Berakhir Ditangkap Warga. Foto: credit video FB@Muhammad Rafly Rafly/Sulawesitoday.
Buaya Nyaris Terkam Ibu dan Anak di Sausu Peore, Berakhir Ditangkap Warga. Foto: credit video FB@Muhammad Rafly Rafly/Sulawesitoday.

Buaya Nyaris Terkam Ibu dan Anak di Sausu Peore, Berakhir Ditangkap Warga


[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=2CsiBMM7XsA[/embedyt]

Sulawesitoday - Sebuah peristiwa menegangkan terjadi di Desa Sausu Peore, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, saat sekelompok warga berhasil menangkap seekor buaya yang hampir memakan korban. Dalam sebuah kejadian yang menggemparkan pada Kamis, 14 Maret 2024, puluhan warga bahu-membahu berupaya mengatasi ancaman buaya yang mengintai.

Dari unggahan FB@Muhammad Rafly Rafly, terlihat puluhan warga tidak tinggal diam dan berusaha sekuat tenaga menangkap buaya itu.

Warga Sausu Peore menggunakan berbagai alat seadanya seperti parang, bambu runcing, dan kayu untuk menangkap buaya tersebut. Mereka menunjukkan keberanian dan determinasi yang luar biasa dalam menghadapi binatang buas tersebut demi melindungi lingkungan mereka.

Peristiwa penangkapan ini menjadi sorotan publik setelah sebelumnya, pada Sabtu, 17 Februari 2024, seorang anak berusia belasan tahun bernama Suldin, bersama ibunya, Zubaedah (60), mengalami serangan buaya saat sedang mencari sayur kangkung di rawa.

Kepala Desa Sausu Peore, Ismail, mengungkapkan, "Anak tersebut, yang bernama Suldin, bersama ibunya, Zubaedah (60), berada di lokasi kejadian ketika tiba-tiba terdengar teriakan dari ibunya. Suldin segera merespons dengan cepat dan berlari mendekati sumber teriakan, hanya untuk menemukan ibunya telah diserang oleh buaya."

Dengan tindakan cepat dan berani, Suldin berhasil menyelamatkan ibunya dengan menyerang buaya di bagian leher, memaksa binatang itu untuk melepaskan gigitannya.

"Tanpa ragu, dia langsung berusaha melepaskan ibunya dari cengkeraman buaya tersebut," tambah Kepala Desa.

Meskipun Zubaedah mengalami luka serius di bagian lutut, paha, dan patah tulang lengan kanan, nyawanya berhasil diselamatkan berkat tindakan cepat Suldin.

Setelah insiden tersebut, warga sekitar bersama-sama memberikan pertolongan pertama dan membawa Zubaedah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anuntaloko Parigi untuk perawatan medis lebih lanjut.

Peristiwa penangkapan buaya ini menjadi bukti keberanian dan solidaritas warga Sausu Peore dalam menghadapi ancaman lingkungan yang tak terduga. Keberhasilan mereka menangkap buaya tersebut menjadi cerminan dari semangat gotong-royong dan kepedulian terhadap keselamatan bersama.

Editor: Aswadin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini