• Kamis, 16 Juli 2026

Kembalikan Formulir PAN, Rahmad M Arsyad bagi Kaos Bergambar Ahmad Dahlan

.
Aswadin, Sulawesi Today
- Kamis, 25 April 2024 | 08:42 WIB
Foto: Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Donggala, Rahmad M Arsyad, mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Bupati Donggala dari Partai Amanat Nasional (PAN). (Aswadin).
Foto: Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Donggala, Rahmad M Arsyad, mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Bupati Donggala dari Partai Amanat Nasional (PAN). (Aswadin).

Kembalikan Formulir PAN, Rahmad M Arsyad bagi Kaos Bergambar Ahmad Dahlan

Sulawesitoday - Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Donggala, Rahmad M Arsyad, mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Bupati Donggala dari Partai Amanat Nasional (PAN) sambil membagikan kaos bergambar pendiri Muhammadiyah, Ahmad Dahlan, Rabu sore.

Matahari Baru Donggala

Rahmad menyatakan komitmennya untuk menjadi "matahari baru" dalam mewujudkan kejayaan Donggala, serta menggambarkan dirinya sebagai Rahmad bagi Kabupaten Donggala, dalam percakapannya dengan media di Palu.

Simbol Reformasi Politik

Menurut Rahmad, PAN menjadi simbol matahari Indonesia dalam era reformasi politik, yang berupaya menjadi kekuatan baru dalam politik Indonesia.

Pembaharu Islam dan Politik

Sebagai keturunan dari keluarga yang memiliki kedekatan dengan Gerakan Muhammadiyah dan PAN, Rahmad menggambarkan keduanya sebagai pembaharu, baik dalam bidang keagamaan maupun politik.

Komitmen untuk Perubahan

Rahmad menegaskan kesiapannya untuk bekerja sama dengan PAN dalam membangun ekonomi dan pendidikan di Donggala, dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan kelompok tani, nelayan, dan UMKM.

Kolaborasi Politik

Sebagai bakal calon bupati, Rahmad menegaskan niatnya untuk membangun komunikasi politik yang solid dengan semua partai politik, dengan keyakinan bahwa kolaborasi lintas partai akan memperkuat pembangunan Donggala.

Langkah Selanjutnya

Rahmad berencana untuk mendaftar di beberapa partai lainnya, termasuk Partai Demokrat dan PKB, sebagai langkah menuju pemilihan bupati yang inklusif dan kolaboratif.

Editor: Aswadin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini