• Kamis, 16 Juli 2026

Ketombe: Mitos atau Fakta? Penjelasan Lengkap

.
Aswadin, Sulawesi Today
- Selasa, 28 Mei 2024 | 18:47 WIB
Foto: Model wanita dengan rambut yang indah tanpa ketombe. Ketombe, atau pityriasis capitis dalam istilah medis, adalah kondisi kulit kepala yang umum ditandai dengan serpihan putih kecil yang terlihat di rambut dan bahu. Seringkali disertai rasa gatal dan iritasi. (Aswadin/tangkap layar unsplash)
Foto: Model wanita dengan rambut yang indah tanpa ketombe. Ketombe, atau pityriasis capitis dalam istilah medis, adalah kondisi kulit kepala yang umum ditandai dengan serpihan putih kecil yang terlihat di rambut dan bahu. Seringkali disertai rasa gatal dan iritasi. (Aswadin/tangkap layar unsplash)



  • Jamur Malassezia: Jamur ini secara alami hidup di kulit kepala. Pada beberapa orang, jamur ini dapat tumbuh berlebihan dan menyebabkan ketombe.

  • Kulit kepala kering: Kulit kepala yang kering lebih mudah mengalami iritasi dan mengelupas, yang dapat menyebabkan ketombe.

  • Stres: Stres dapat memperburuk kondisi kulit, termasuk ketombe.

  • Kondisi medis tertentu: Beberapa kondisi medis tertentu, seperti dermatitis seboroik dan psoriasis, dapat menyebabkan ketombe.


Pengobatan Ketombe


Pengobatan ketombe tergantung pada penyebab dan tingkat keparahannya. Pada kasus ringan, ketombe dapat diatasi dengan menggunakan sampo antiketombe yang dijual bebas. Sampo antiketombe biasanya mengandung bahan aktif seperti ketoconazole, zinc pyrithione, atau selenium sulfide.


Pada kasus yang lebih parah, dokter mungkin akan meresepkan obat yang lebih kuat, seperti obat antijamur oral atau steroid topikal.



Pencegahan Ketombe


Meskipun tidak ada cara yang pasti untuk mencegah ketombe, ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risikonya, antara lain:




  • Gunakan sampo antiketombe secara teratur.

  • Hindari keramas terlalu sering.

  • Gunakan produk rambut yang ringan dan tidak menyumbat pori-pori.

  • Kelola stres dengan baik.

  • Konsumsi makanan yang sehat dan seimbang.


FAQS


1. Apa yang harus dilakukan jika ketombe tidak kunjung hilang setelah menggunakan sampo antiketombe?


Jika ketombe tidak kunjung hilang setelah menggunakan sampo antiketombe selama beberapa minggu, konsultasikan dengan dokter. Dokter mungkin akan meresepkan obat yang lebih kuat untuk mengatasi ketombe.


2. Bolehkah menggunakan bahan-bahan alami untuk mengatasi ketombe?


Beberapa bahan alami, seperti minyak kelapa dan lidah buaya, dapat membantu meredakan gatal dan iritasi akibat ketombe. Namun, bahan-bahan ini tidak dapat menyembuhkan ketombe secara permanen.


3. Apakah ketombe dapat menyebabkan rambut rontok?


Ketombe tidak secara langsung menyebabkan rambut rontok. Namun, menggaruk kulit kepala yang gatal akibat ketombe dapat menyebabkan kerusakan pada folikel rambut, yang pada akhirnya dapat menyebabkan rambut rontok.


4. Apakah ketombe dapat kembali muncul setelah diobati?


Ketombe dapat kembali muncul setelah diobati, terutama jika Anda tidak melakukan langkah-langkah pencegahan. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan rambut dan kulit kepala dengan baik untuk mencegah ketombe kambuh.


Terima kasih telah membaca artikel ini.


Semoga informasi yang telah disampaikan bermanfaat bagi Anda.


Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, jangan ragu untuk meninggalkan komentar di bawah ini.

Halaman:

Editor: Aswadin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini