berita

Malu! Rombongan Turis India Ketahuan Garong Aset Resort Ubud Saat Check-Out

Rabu, 22 April 2026 | 12:08 WIB
Aksi memalukan rombongan turis India di Asvara Resort Ubud viral. Koper dibongkar paksa berisi kimono hingga box remote. Kasus berakhir kekeluargaan.

Sulawesitoday - Pihak manajemen Asvara Resort Ubud dibuat geleng-geleng kepala saat memeriksa barang bawaan serombongan turis asal India yang hendak check-out, Minggu, 19 April 2026. Alih-alih hanya berisi pakaian pribadi, koper-koper tersebut justru penuh sesak dengan aset resort, mulai dari handuk, hair dryer, hingga benda remeh seperti kotak remote televisi.

Peristiwa ini mendadak viral setelah rekaman video pembongkaran koper di area parkir tersebar luas. Dalam rekaman tersebut, petugas hotel nampak tegas mengeluarkan satu per satu barang milik hotel dari dalam tas wisatawan yang mencakup peralatan makan dan keset kamar.

"Di Asvara Resort Ubud, tamu India maling. Ini barang-barang yang dicuri. Sekali-kali harus dikasih pelajaran," ujar suara pria dalam video yang diunggah akun TikTok @infodenpasarterkini1.

Kejadian memalukan ini terendus berkat kejelian petugas housekeeping. Saat para tamu yang memesan dua kamar itu bersiap meninggalkan lokasi sekitar pukul 10.00 WITA, petugas mendapati kamar dalam keadaan "terlalu bersih". Banyak inventaris yang raib. Laporan cepat diteruskan ke bagian resepsionis untuk menahan proses check-out.

Memang aneh. Menginap di resort mewah tiga hari dua malam, tapi masih sempat-sempatnya menyikat kimono dan pengering rambut. Mungkin mereka pikir itu suvenir. Atau mungkin, saking senangnya dengan fasilitas Ubud, mereka ingin membawa "atmosfer" kamar itu sampai ke negaranya.

Meski tertangkap basah dengan barang bukti yang mumpuni, nasib keempat turis tersebut berakhir mujur. Tidak ada jeruji besi. Pihak hotel memilih jalan damai, sebuah keputusan yang sering diambil demi menjaga nama baik destinasi wisata agar tidak gaduh berkepanjangan.

Kasi Humas Polres Gianyar, Ipda I Gusti Ngurah Suardita, mengonfirmasi bahwa kasus ini sudah dianggap selesai. "Permasalahan diselesaikan secara kekeluargaan, semua barang dikembalikan dan tidak lanjut ke proses hukum," kata Suardita.

Para turis yang sempat tertahan itu akhirnya diizinkan melenggang pergi setelah menyampaikan permohonan maaf. Pihak hotel pun menegaskan tak ingin memperpanjang urusan ke kantor polisi.

Dunia pariwisata memang penuh warna. Ada tamu yang meninggalkan tip besar, ada pula yang meninggalkan rasa malu karena mencoba membawa pulang isi kamar. Pelajaran penting bagi pengelola penginapan: kewaspadaan housekeeping adalah koenci. Untung saja, petugas di Ubud ini tidak sedang ngantuk.

Predator di Balik Jaket Hijau, Siswi SD di Antapani Nyaris Jadi Korban Penyekapan

Tags

Terkini