• Senin, 22 Juni 2026

Sopir Mengantuk, Truk Ayam Pinrang-Pasangkayu Seruduk Rumah di Jalur Poros Majene-Mamuju

.
Muhammad Aqil Azizi, Sulawesi Today
- Rabu, 22 April 2026 | 09:36 WIB
Kecelakaan tunggal di Camba, Majene: Truk pengangkut 1.600 ayam asal Pinrang hantam rumah warga akibat sopir mengantuk. Ribuan ayam mati di tempat.
Kecelakaan tunggal di Camba, Majene: Truk pengangkut 1.600 ayam asal Pinrang hantam rumah warga akibat sopir mengantuk. Ribuan ayam mati di tempat.

Sulawesitoday - Sebuah truk pengangkut ayam potong menghantam tembok rumah warga di Lingkungan Camba, Kabupaten Majene, pada Rabu subuh, 22 April 2026. Kecelakaan tunggal yang terjadi sekitar pukul 04.00 WITA ini diduga kuat akibat pengemudi yang kehilangan kendali setelah melakukan pergantian sopir di tengah rasa kantuk yang hebat.

Benturannya keras sekali. Menggelegar di tengah sunyi subuh. Truk itu membawa misi besar: mengantar 1.600 ekor ayam potong dari Pinrang menuju Pasangkayu. Tapi takdir berkata lain di kilometer sekian jalan poros Majene-Mamuju.

Niatnya sebenarnya baik, atau mungkin terlalu berani. Parmin, sang sopir utama asal Karossa, merasa matanya sudah tak kompromi lagi. Kantuknya berat. Ia memutuskan menyerahkan kemudi kepada kernetnya, Awi, pemuda asal Kecamatan Tasiu. Harapannya, estafet ini bisa menyelamatkan perjalanan. Nyatanya, di tangan sang kernet, kendaraan justru oleng dan menyeruduk tembok rumah warga dengan telak.

"Warga langsung keluar semua pas dengar suara hantaman. Kaget sekali, apalagi masih gelap," ujar salah satu saksi mata di lokasi kejadian.

Kondisi truk ringsek parah di bagian depan. Namun, pemandangan paling pilu ada di bak belakang. Ribuan ayam itu tumpang tindih. Sebagian besar mati di tempat akibat benturan keras dan himpitan kerangkeng besi yang ringsek. Sisanya hanya bisa mengepakkan sayap lemas di sela-sela puing kendaraan.

Beruntung, nyawa manusia masih selamat. Awi dan Parmin terhindar dari maut, meski harus menanggung kerugian yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Bukan hanya soal tembok warga yang jebol, tapi soal ribuan karkas ayam yang kini tak punya nilai jual lagi di pasar Pasangkayu.

Pihak berwajib sudah turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Arus lalu lintas sempat tersendat karena banyaknya warga yang menonton sisa-sisa "pembantaian" ayam tak sengaja itu. Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan lakalantas masih terus dilakuakan oleh petugas kepolisian setempat.

Lagi-lagi, kantuk di jalan raya adalah pembunuh paling senyap. Kali ini, korbanya adalah ribuan ayam yang gagal jadi hidangan meja makan.

Majene Keroyok Kasus Kekerasan, Sinergi Lintas Sektor Tekan Angka TPPO dan Pernikahan Dini

Editor: Muhammad Aqil Azizi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini