Sulawesitoday - Halaman SMP Negeri 3 Majene riuh rendah. Ratusan pelajar dari berbagai penjuru Kabupaten Majene berkumpul demi satu tujuan: Ajang Kreativitas Siswa (AKSI) 2026.
Tahun ini istimewa karena AKSI sudah terlaksana selama 25 tahun. Sebuah perjalanan panjang untuk sebuah hajatan yang diinisiasi oleh organisasi siswa.
"Ini ruang bagi siswa mengekspresikan diri secara positif," ujar Ketua Panitia di sela keriuhan pembukaan, Senin (4/5/2026). Tema yang diusung pun cukup berani, yakni Ekspresi Diri Anak Hebat.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari hingga 8 Mei mendatang. Beragam lomba digelar, mulai dari asah otak di bidang akademik hingga ketangkasan pramuka.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majene, Andi Asraf Tammalele, tampak hadir memberikan dukungan. Beliau berharap ajang ini terus konsisten mendorong semangat berprestasi anak muda.
Senada dengan itu, Kepala SMPN 3 Majene, H. Muhammad Irfan, memberikan apresiasi tinggi kepada pengurus OSIS. Baginya, peran siswa sangat krusial dalam menciptakan kegiatan yang edukatif.
"Kami ingin melihat karakter siswa yang percaya diri dan sportif," kata Muhammad Irfan. Pihak sekolah memang menitikberatkan pembentukan mental dibanding sekadar mencari pemenang.
Persaingan di lapangan olahraga terpantau cukup ketat namun tetap cair. Sementara itu, di sudut lain sekolah, lomba sastra dan keagamaan masih terus berlangsung dengan khidmat.
Penampilan seni yang memukau dari para peserta menjadi daya tarik utama bagi penonton. Setiap sekolah mengirimkan perwakilan terbaiknya untuk merebut predikat "Anak Hebat" tahun ini.
Baca Juga: Syarat Harga Mati Revitalisasi Pusat, Di Balik Ciutnya Kuota Perbaikan Sekolah Parigi Moutong
Sayangnya, waktu lima hari terasa sangat singkat untuk menampung seluruh bakat yang ada. Namun, energi positif yang terpancar menunjukkan potensi besar pelajar di tanah Mandar ini.
Beberapa logistik perlombaan tampak disiapkan dengan rapih oleh panitia agar acara berjalan lancar. Meski ada sedikit kendala teknis kecil, semangat para peserta tidak luntur sedikitpun.
AKSI 2026 bukan sekadar seremoni perayaan ulang tahun perak. Ia adalah bukti bahwa konsistensi dalam pendidikan karakter bisa diwujudkan melalui kreativitas yang tak terbatas.