berita

Magnet Loreng di Jalan Sudirman, Ketika Teslah Outlet Palu Jadi Titik Temu Idaman

Kamis, 7 Mei 2026 | 14:52 WIB
Teslah Outlet Palu viral. Kehadiran personil TNI jadi daya tarik perempuan untuk berkunjung. Fenomena unik di balik secangkir kopi hitam.

Sulawesitoday - Teslah Outlet di Jalan Sudirman, Kota Palu, mendadak jadi buah bibir. Letaknya yang bertetangga dengan kawasan Kodim membuat kedai ini sesak oleh pria-pria berseragam loreng.

Setiap sore hingga malam, pemandangan di sana nampak seragam. Puluhan anggota TNI tampak menyesap kopi di sela waktu santai mereka.

Fenomena ini rupanya ditangkap radar para perempuan muda di Kota Palu. Mereka datang berkelompok, sengaja untuk sekadar "cuci mata" sambil menikmati suasana.

Baca Juga: Polisi Bekuk Pengasuh Ponpes Pati di Wonogiri: Ashari Sebut Aksi Bejatnya Hanya 'Katanya Pencabulan'

"Ada wibawa tersendiri kalau melihat mereka nongkrong dengan disiplin begitu," ujar salah satu pengunjung perempuan yang enggan disebut identitasnya. Baginya, aura ketegasan personil militer menjadi magnet yang sulit ditolak.

Media sosial pun riuh menyambut tren ini. Sebutan "kafe pemburu seragam" mulai melekat pada titik kumpul di jantung kota tersebut.

Namun, tidak semua warganet sepakat dengan keriuhan ini. Sebagian justru mengingatkan agar pengunjung tetap menjaga etika dan tidak berlebihan dalam bersikap.

Komentar miring juga berseliweran di jagat maya menanggapi fenomena tersebut. "Hati-hati air keras mbak," tulis salah satu akun di kolom komentar unggahan viral itu.

Baca Juga: Diskominfo Majene Ajak Jurnalis Bedah Arus Informasi, Bukan Sekadar Corong Pemerintah

Ada pula yang melontarkan banyolan khas kehidupan barak. "Siangnya nongkrong, sore disuruh cabut rumput sama Danton," canda akun @Diego.

Terlepas dari pro dan kontra, Teslah Outlet kini punya identitas baru yang unik. Kafe ini bukan lagi sekadar tempat minum kopi, melainkan panggung sosial yang mempertemukan warga sipil dan seragam dalam satu meja.

Para pengelola berharap keramaian ini membawa dampak positif bagi ekonomi lokal. Kedisiplinan pengunjung tetap menjadi kunci utama agar suasana kafe tetap kondusip bagi semua kalangan.

Tags

Terkini