Sulawesitoday - Selasa 19 Mei 2026, pukul 13.00 WITA, hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Moutong sejak siang hari menyebabkan air Sungai Sialopa meluap mendadak ke pemukiman warga.
Banjir datang dengan cepat.
Air berwarna cokelat lumpur merendam delapan rumah warga di Dusun 1 dan Dusun 2 Desa Sialopa.
Ketinggian air sempat bervariasi.
Baca Juga: Gebrakan Pemda Parigi Moutong, Semua ASN Wajib Ikut Tes Urine
Fasilitas umum seperti gedung Polindes dan masjid desa juga tidak luput dari terjangan banjir.
Pusdalops BPBD Parigi Moutong menerima laporan petaka ini pada sore hari.
Petugas segera bergerak ke lokasi guna melakukan pendataan korban terdampak.
"Kami langsung berkoordinasi dengan aparat desa setempat," kata laporan resmi Pusdalops BPBD Parigi Moutong, melalui pesan singkat, Selasa 19 Mei 2026.
Logistik penanggulangan bencana menjadi kebutuhan paling mendesak bagi warga saat ini.
Baca Juga: Belanja Pegawai Tembus 60 Persen, DPRD Parigi Moutong Kritik Pengangkatan Tenaga Ahli
Bantuan pangan sangat diperlukan.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa alam yang mengejutkan warga desa ini.
Pendataan kerugian perkebunan masih berjalan.