Sulawesitoday - Kabupaten Parigi Moutong diguncang gempa tektonik bermagnitudo 6,7 yang berpusat di kedalaman dangkal 10 kilometer pada Selasa, 16 Juni 2026.
"Tercatat telah terjadi kurang lebih 15 kali gempa susulan hingga siang ini," ujar Bupati Parigi Moutong Erwin Burase saat memberikan keterangan resmi di Parigi, Selasa.
Guncangan kuat berdurasi beberapa detik tersebut menjalar cepat hingga meretakkan dinding rumah warga di sejumlah desa.
Laporan awal Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah mencatat sedikitnya tujuh unit hunian penduduk mengalami kerusakan struktural.
Wilayah terparah berada di Kecamatan Torue dan Kecamatan Parigi Selatan.
Retakan besar tampak membelah dinding rumah warga di Desa Torue, Desa Tolai, serta Desa Boyantongo.
Pusat gempa yang berada di darat membuat getaran terasa sangat nyata.
Warga di Kota Palu dan Kabupaten Sigi bahkan sempat berhamburan keluar bangunan demi menghindari risiko runtuhan.
Baca Juga: Akses Jalan ke Napu Putus Total, Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng
Pemerintah daerah segera menginstruksikan pemeriksaan menyeluruh terhadap fasilitas publik dan area pemukiman yang rentan.
Masyarakat diminta tidak memasuki bangunan yang sudah mengalami keretakan fisik.
"Periksa kondisi bangunan secara menyeluruh sebelum kembali beraktivitas di dalam rumah," kata Erwin menegaskan langkah antisipasi darurat.
Jalur-jalur evakuasi di tingkat desa kini mulai dibersihkan dari material penghalang guna mengantisipasi situasi darurat susulan.
Posko kebencanaan juga mulai disiagakan untuk menerima laporan kerugian materiil maupun kemungkinan adanya korban luka.