Sulawesitoday - Kota Palu mencatatkan suhu maksimum harian mencapai 34,8 derajat Celsius pada periode pengamatan 24 hingga 25 Juni 2026, menempatkan ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah ini masuk dalam tiga besar wilayah dengan suhu tertinggi di Indonesia. Data resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang dirilis pada Kamis (25/6/2026) menyebutkan lonjakan suhu tersebut dipantau langsung oleh Stasiun Meteorologi (Stamet) Mutiara Sis-Al Jufri Palu. Pengukuran dilakukan secara berkala sejak 24 Juni 2026 pukul 07.00 WIB hingga 25 Juni 2026 pukul 07.00 WIB.
Daftar Wilayah Suhu Tertinggi di Indonesia
Berdasarkan rekapitulasi nasional BMKG, Kota Palu menduduki peringkat ketiga dalam daftar wilayah paling terik di Indonesia. Berikut adalah rincian tiga besar lokasi dengan suhu maksimum harian tertinggi:
- Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak (Kalimantan Barat): 35,5 derajat Celsius.
- Stasiun Meteorologi Kalimarau (Kalimantan Timur): 35,0 derajat Celsius.
- Stasiun Meteorologi Mutiara Sis-Al Jufri Palu (Sulawesi Tengah): 34,8 derajat Celsius.
Baca Juga: Ini Alur Pengajuan Dana DSP BNPB, Belajar dari Kunjungan Darurat DPRD Parigi Moutong
Kondisi Lapangan dan Dampak Langsung bagi Warga
Suhu ekstrem ini dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Palu dalam aktivitas sehari-hari. Kondisi cuaca terik terpantau sangat menyengat, terutama pada durasi waktu siang hingga sore hari.
Warga yang beraktivitas di luar ruangan mengeluhkan paparan panas matahari yang memicu dehidrasi lebih cepat. Fluktuasi suhu udara yang tinggi ini menuntut kedisiplinan publik dalam menjaga kebugaran fisik agar terhindar dari risiko gangguan kesehatan.
Rekomendasi Medis dan Imbauan Resmi BMKG
Merespons situasi cuaca panas ekstrem tersebut, BMKG mengeluarkan instruksi keselamatan publik. Pengguna jalan dan pekerja luar ruangan diimbau untuk melakukan tindakan preventif secara mandiri.
Berikut adalah langkah prioritas mitigasi kesehatan yang direkomendasikan untuk warga Kota Palu:
- Meningkatkan konsumsi air putih: Memperbanyak cairan tubuh secara berkala untuk mencegah dehidrasi akut.
- Menggunakan pelindung eksternal: Memakai payung, topi, kacamata hitam, atau pakaian tertutup saat berada di bawah paparan sinar matahari langsung.
- Mengaplikasikan tabir surya: Melindungi kulit dari radiasi ultraviolet (UV) ekstrem.
- Mengatur ritme aktivitas: Membatasi intensitas kegiatan fisik berat di luar ruangan pada jam-jam puncak radiasi bumi.
Masuknya wilayah Palu dalam zona tiga besar suhu tertinggi nasional menjadi indikator penting bagi Pemerintah Daerah dan masyarakat setempat untuk meningkatkan adaptasi perubahan iklim serta kesiapsiagaan mitigasi cuaca ekstrem secara berkelanjutan.