berita

Petugas Ad Hoc Pemilu di Kabupaten Sigi Meninggal Dunia Akibat Kelelahan

Selasa, 20 Februari 2024 | 07:27 WIB












Petugas Ad Hoc Pemilu di Kabupaten Sigi Meninggal Dunia Akibat Kelelahan











Sulawesitoday-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), mengonfirmasi bahwa jumlah petugas ad hoc penyelenggara pemilu yang meninggal dunia di daerah tersebut telah bertambah menjadi dua orang.

Menurut Suandi, Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Sigi, Jonofri, Ketua KPPS TPS 1 Desa Jono Oge, Kecamatan Sigi Biromaru, meninggal dunia karena kelelahan setelah mengawal proses pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024. Jonofri menghembuskan napas terakhirnya pada hari Senin (19/2) setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Dengan tambahan ini, total petugas ad hoc yang meninggal di Kabupaten Sigi menjadi dua orang. Sebelumnya, Diva Evangeline, staf Sekretariat PPS Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, meninggal dunia akibat kecelakaan saat mengambil dokumen buku panduan KPPS dari Kecamatan Dolo.

Suandi menyampaikan bahwa KPU Sigi sedang melakukan proses verifikasi terhadap laporan penyelenggara ad hoc di tingkat KPPS dan PPS yang sakit setelah Pemilu 2024. Menurut data KPU Sigi, total petugas ad hoc yang sakit berjumlah 20 orang, dan dua di antaranya telah meninggal dunia. Mereka berasal dari tujuh wilayah kecamatan di Kabupaten Sigi.

KPU Kabupaten Sigi juga tengah merapatkan terkait pemberian santunan kepada keluarga petugas KPPS yang meninggal dunia. Menurut aturan KPU pusat, santunan bagi petugas badan ad hoc yang meninggal dunia saat bertugas pada Pemilu 2024 sebesar Rp36 juta dengan biaya pemakaman Rp10 juta.

Suandi menegaskan pentingnya petugas badan ad hoc yang mengalami sakit usai pemungutan dan penghitungan suara untuk segera memeriksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit guna mendapatkan penanganan yang tepat.

Berdasarkan data KPU Kabupaten Sigi, jumlah anggota KPPS di wilayah itu mencapai 7.434 orang dengan total 826 TPS. Semua pihak diharapkan dapat menjaga kesehatan petugas ad hoc pasca-Pemilu 2024, mengingat kondisi kesehatan mereka yang rentan akibat kelelahan.

















Terkini