Sigi Siap Bantu Pasok Daging Babi ke Kota Palu
Sulawesitoday - Dalam menghadapi lonjakan harga daging babi di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sigi menyatakan kesiapannya untuk membantu memenuhi kebutuhan konsumsi daging tersebut.
"Harga daging babi per kilogram telah melonjak dari sekitar Rp35 ribu menjadi Rp60 ribu akibat kasus flu babi," ungkap Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sigi, Akib Ponulele, di Sigi, Rabu 21 Februari 2024.
Hal itu mengindikasikan adanya kebutuhan mendesak akan pasokan daging babi yang stabil di pasar lokal.
Ia menjelaskan, setiap malam, rumah potong hewan (RPH) di Sigi, khususnya di Desa Jono Oge, aktif mendistribusikan daging babi ke Kota Palu dan Morowali.
Harga yang ditawarkan mencapai Rp125 ribu per kilogram, mencerminkan peningkatan signifikan dari harga sebelumnya.
"Dalam menjaga pasokan, rata-rata RPH babi di Sigi menyembelih empat ekor babi setiap malamnya, dengan total 120 ekor per bulan. Permintaan ini khusus dari Kota Palu dan sekitarnya, sementara permintaan dari Morowali bersifat tidak rutin," sebutnya.
Ponulele juga menggarisbawahi peningkatan permintaan daging babi di Kota Palu, yang dipicu oleh keberadaan kamar daging khusus, seperti kamar daging Maesa.
Hal ini memudahkan masyarakat untuk memperoleh daging sesuai kebutuhan mereka.
Sementara itu, proses pembangunan pasar hewan dan RPH di Sigi telah mencapai tahap akhir, dengan dukungan anggaran dari Kementerian Pertanian sebesar Rp15 miliar.
Hal ini diharapkan akan membantu meningkatkan efisiensi distribusi dan ketersediaan daging babi di Sigi.