Pemda Parimo Targetkan Produksi Gabah Kering Giling 5-6 Ton di 2024
Sulawesitoday, 23 Maret 2024 - Pemerintah Daerah Parimo menetapkan target ambisius untuk produksi gabah kering giling (GKG) pada tahun 2024.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan di wilayah tersebut.
Menargetkan Produksi Optimal
Dalam upaya meningkatkan hasil panen gabah kering giling (GKG), Pemda Parimo menargetkan produksi antara 5 hingga 6 ton per hektar.
Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas TPHP Parimo, Dadang Priatna Jaya, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi untuk mengoptimalkan potensi pertanian di wilayah tersebut.
"Tahun lalu, produksi gabah kering giling di wilayah kita rata-rata 4.75 ton. Kita upayakan 5-6 ton pada 2024," ungkapnya.
Upaya Peningkatan Hasil Panen
Priatna Jaya juga menyoroti perbedaan hasil panen gabah kering di berbagai wilayah Parimo.
Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa untuk wilayah utara saja, hasil panen kelompok petani sudah mencapai 5-6 ton per hektar.
Hal ini menjadi landasan optimisme dalam mencapai target produksi yang ditetapkan.
Harapan dan Rencana Aksi
Sementara itu, Pemda Parimo juga telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mencapai target produksi yang ambisius ini.
Diantaranya adalah peningkatan ketersediaan benih yang sesuai dengan kondisi wilayah serta penerapan teknologi pertanian yang tepat guna.
"Kami berkomitmen untuk mendukung petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian," tegas Priatna Jaya.
Mendorong Kesejahteraan Petani
Pemda Parimo juga berharap bahwa peningkatan produksi gabah kering giling ini akan berdampak positif pada kesejahteraan petani setempat.
Melalui pencapaian target produksi yang lebih tinggi, diharapkan akan tercipta lingkungan pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Memantau Progres Secara Berkala
Priatna Jaya menegaskan bahwa Pemda Parimo akan terus memantau progres pencapaian target produksi gabah kering giling secara berkala.
Dengan demikian, dapat dilakukan evaluasi dan perbaikan jika diperlukan demi mencapai tujuan yang telah ditetapkan.