berita

Peran Bhabinkamtibmas Diperkuat: Polda Sulteng Dorong Keamanan di Banggai

Jumat, 3 Mei 2024 | 10:49 WIB
Foto: Pembinaan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) di Polres Banggai. (Aswadin)

Peran Bhabinkamtibmas Diperkuat: Polda Sulteng Dorong Keamanan di Banggai


Sulawesitoday - Tim Direktorat Binmas Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) mengintensifkan pembinaan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) di Polres Banggai.

Langkah ini diambil guna meningkatkan rasa aman dan damai di wilayah tersebut.

Kasubdit Bhabinkamtibmas Dit Binmas Polda Sulteng, Kompol M. Syukri, menjelaskan pentingnya memperkuat peran Bhabinkamtibmas dalam menjaga keamanan di pedesaan atau kelurahan.

"Bhabinkamtibmas merupakan tonggak utama dalam menjaga keamanan di wilayah pedesaan/kelurahan, maka peran mereka perlu untuk diperkuat," ujarnya di Banggai, Kamis.

Peningkatan Pembinaan


Pembinaan diberikan guna memastikan personel Bhabinkamtibmas Polsek jajaran memahami tugas pokok mereka dengan baik.

Hal ini termasuk meningkatkan aktivitas seperti kegiatan sambang, penyuluhan, dan problem-solving kepada masyarakat di daerah itu.

Polda Sulteng berkomitmen meningkatkan wawasan Bhabinkamtibmas agar mampu menangkap segala permasalahan yang ada di desa.

Dengan demikian, diharapkan Bhabinkamtibmas dapat menciptakan lingkungan yang aman, menjaga ketertiban masyarakat, dan menyelesaikan masalah dengan baik.

Keterlibatan Aktif Bhabinkamtibmas


Kompol M. Syukri menekankan pentingnya pembuatan laporan kegiatan harian dan pertanggungjawaban bulanan bagi Bhabinkamtibmas.

Ia juga mengimbau agar Bhabinkamtibmas rutin mengecek situasi desa binaan mereka setiap hari sebagai upaya mendekatkan diri kepada masyarakat.

Penyaluran Sarkon dengan Tepat Sasaran


Terakhir, terkait penyaluran sarana kontak (sarkon), Kompol M. Syukri menegaskan pentingnya penyaluran yang tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. Hal ini sebagai bentuk dukungan kepada mereka yang kurang mampu di wilayah desa.

Terkini