berita

HIPMI Kota Palu Gelar Muscab ke-7, Incar Peremajaan Kepemimpinan dan Strategi Baru

Senin, 20 Mei 2024 | 06:35 WIB
Foto: Pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-7 Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Palu resmi dibuka, Minggu 19 Mei 2024. Acara berlangsung di Swiss-Belhotel, Jl Malonda, Kelurahan Silae, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu. (Amirullah)









HIPMI Kota Palu Gelar Muscab ke-7, Incar Peremajaan Kepemimpinan dan Strategi Baru


Sulawesitoday - Musyawarah Cabang (Muscab) ke-7 Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Palu resmi dibuka pada hari Minggu 19 Mei 2024.


Acara yang berlangsung di Swiss-Belhotel, Jl Malonda, Kelurahan Silae, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu ini dihadiri oleh sejumlah pengusaha muda Kota Palu dan perwakilan HIPMI kabupaten lainnya di Sulawesi Tengah.


Mewakili Wali Kota Palu, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kota Palu, Imran Lataha, dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar Muscab ke-7 HIPMI Palu dapat menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang bermanfaat bagi para anggota HIPMI dan masyarakat luas.


"Saya berharap Muscab ke-7 HIPMI Palu ini bisa sukses dan dapat menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang tentunya sangat berguna bagi para anggota HIPMI," ujar Imran.


Ia juga mengajak para peserta untuk mengikuti dan memanfaatkan Muscab yang dilaksanakan setiap tiga tahun sekali ini dengan sebaik-baiknya.


Menurutnya, kesuksesan organisasi HIPMI Palu untuk satu periode mendatang sangat ditentukan oleh itikad baik, komitmen, tekad, dan nawaitu bersama.


"Ini menjadi sarana menyatukan pendapat dan kebersamaan, dalam sikap, perhatian, dan keterlibatan kita secara utuh," jelas Imran.


Imran juga berharap forum musyawarah kali ini dapat dijadikan sebagai media untuk merumuskan berbagai ide dan gagasan yang konstruktif dan inovatif.


"Sangatlah penting untuk dijadikan rujukan bagi para pengurus HIPMI Palu yang akan melaksanakan musyawarah hari ini, untuk melanjutkan pembenahan dan menjadikan lembaga sebagai suatu lembaga yang independen dan terlepas dari kegiatan sekedar mencari keuntungan semata bagi golongan tertentu saja, atau untuk keuntungan para pengurus tertentu semata," tegas Imran.










Terkini