berita

Viral Netizen Geram Oknum Ormas Diduga Palak Pedagang Es Potong di Bekasi, Pedagang Mengalami Pemalakan Berkali-kali

Selasa, 27 Agustus 2024 | 21:48 WIB
Pedagang es potong di Bekasi diduga dipalak oknum ormas berkali-kali dan viral di Medsos. Netizen geram dan desak tindakan pihak berwajib. (Muhammad Aqil Azizi)

Sulawesitoday - Seorang pedagang es potong di Bekasi menjadi korban dugaan pemalakan oleh oknum organisasi masyarakat.

Kejadian ini terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial.

Dalam video yang viral diunggah akun TikTok @bertantrgn_ pada tanggal 27 Agustus 2024, tampak pedagang tersebut didatangi oleh seorang pria yang diduga oknum ormas.

Pria tersebut terlihat meminta uang kepada pedagang, yang tampak pasrah dan tidak berdaya menghadapi situasi tersebut.

Dalam narasi video, perekam menjelaskan bahwa pedagang es potong tersebut telah dimintai uang berkali-kali oleh orang yang berbeda dari oknum ormas yang berbeda pula.

Jumlah uang yang diminta oleh oknum tersebut bahkan bisa mencapai lebih dari sepuluh kali lipat dari keuntungan yang diperoleh oleh pedagang tersebut.

Baca Juga: Warganet Heboh Soal Pria di Pati Jateng Pamer Saldo Rp 200 Miliar, Jadi Viral, Ini Profil Lengkapnya dan Sejarah Karir Politiknya

"Kasian sama bapak, untungnya gak seberapa tapi dimintain duit lapak terus dan bisa lebih 10 kali yang minta orangnya beda-beda," ujar perekam video dalam unggahannya.

Video ini memicu kemarahan netizen yang merasa prihatin dengan nasib pedagang es potong tersebut.

Netizen mendesak pihak berwajib untuk segera mengambil tindakan terhadap oknum ormas pemalak tersebut.

Komentar-komentar yang muncul sebagian besar mengecam tindakan tersebut dan meminta agar para pelaku pemalakan segera ditindak tegas oleh pihak berwajib.

Baca Juga: Pelaku Pelecehan Terhadap Pegawai Pertashop di Cianjur Berhasil Ditangkap, Terancam Hukuman Empat Tahun Penjara

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwajib belum memberikan keterangan resmi terkait kasus ini. Namun, kejadian ini kembali mengingatkan akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Tindakan premanisme dan pemerasan seperti ini harus diberantas agar para pedagang kecil bisa mencari nafkah dengan tenang tanpa merasa terancam.

Halaman:

Tags

Terkini