Curah Hujan Tinggi Sebabkan Sungai Tindaki Meluap, Ratusan Warga Mengungsi

waktu baca 2 menit

Home > Berita Pilihan > Curah Hujan Tinggi Sebabkan Sungai Tindaki Meluap, Ratusan Warga Mengungsi

Curah Hujan Tinggi Sebabkan Sungai Tindaki Meluap, Ratusan Warga Mengungsi

Desa Tanalanto dan Desa Tindaki di Parigi Moutong Terendam Banjir

Sulawesitoday – Curah hujan yang tinggi menyebabkan Sungai Tindaki meluap pada Sabtu 23 Juni 2024 malam, mengakibatkan banjir yang merendam dua desa di Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah.

Ratusan warga dari Desa Tanalanto dan Desa Tindaki terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman karena banjir ini.

Detail Kejadian

Hujan deras mulai mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 21.00 WITA hingga 22.00 WITA.

Akibatnya, debit air Sungai Tindaki meningkat tajam, dan air sungai meluap menggenangi dua desa tersebut.

Banjir ini juga menyebabkan badan jalan Trans Sulawesi tergenang air, mempersulit mobilitas warga dan transportasi di sekitar lokasi.

Wilayah yang Terkena Dampak

Banjir ini mengakibatkan akses menuju Desa Tanalanto dan Desa Tindaki terputus.

Selain itu, seluruh Dusun 1 Tindaki dan sebagian Dusun 2 Pantai terdampak banjir. Banyak rumah dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah ini juga terendam air.

Sebagian warga terpaksa mengungsi ke masjid dan rumah pendamping di wilayah Tanalanto.

Upaya Evakuasi dan Penanganan

Pihak berwenang bersama tim penanggulangan bencana setempat segera melakukan upaya evakuasi dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.

“Info terkini banjir yang terdampak seluruh Dusun 1 Tindaki dan sebagian Dusun 2 pantai yang rata-rata rumah Keluarga Penerima Manfaat sebagian sudah mengungsi di masjid sebagian Wilayah Tanalanto dan Rumah Pendamping,” kata Anjas, Koordinator Pendamping Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Parigi Moutong.

Situasi Terkini

Hingga berita ini diterbitkan pada Minggu (24/06), pihak berwenang masih terus memantau situasi dan berupaya untuk membuka kembali akses jalan yang terputus.

Belum dapat dipastikan jumlah warga yang terdampak secara keseluruhan, namun koordinasi antara pemerintah daerah dan tim penanggulangan bencana terus dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kebutuhan warga terpenuhi.

Banjir yang melanda Desa Tanalanto dan Desa Tindaki mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam.

Kerja cepat dan tanggap dari berbagai pihak diharapkan dapat meminimalisir dampak dari bencana ini, serta membantu warga untuk segera kembali ke rumah mereka dengan aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *