Sulawesitoday - Sebanyak 470 ribu warga Parigi Moutong hanya mengandalkan pasokan daging dari seribu ekor hewan kurban pada Idul Adha tahun ini.
"Jumlah hewan kurban saat ini masih sangat jauh dari asas keselarasan dengan total penduduk yang layak menerimanya," ujar Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Parigi Moutong Darsono pada Rabu pekan ini.
Baca Juga: Viral Jenazah Balita Diangkut Motor, Anwar Hafid Wajibkan Ambulans Sulteng Bawa Mayat
Padahal target ideal pasokan hewan sembelihan untuk wilayah ini minimal menyentuh angka empat ribu ekor.
Kesenangan hari raya belum merata lantaran data rekapitulasi terakhir dari seluruh Kantor Urusan Agama hanya mencatat 988 ekor sapi serta 232 ekor kambing.
Kementerian Agama kini memutar otak demi mendongkrak kepedulian kaum muslim yang punya kemampuan finansial di wilayah tersebut.
Baca Juga: Gara-gara Tak Disiplin Jaga Kualitas Makanan, Tiga Pejabat Badan Gizi Nasional Dicopot
Langkah taktis penambahan pasokan akan dipacu lewat sosialisasi masif para penyuluh agama bersama jajaran pemerintah daerah setempat.
"Kami mengumpulkan data berkala ini dari instansi pemerintah, sekolah, hingga pondok pesantren guna memetakan potensi kurban tiap tahun," kata Darsono memungkasi perbincangan.
Adapun data dari Kantor Urusan Agama Kecamatan sekabupaten Parigi Moutong yang melaporkan hewan qurban pada idul adha 1447 Hijriah baik sapi maupun kambing dari desa, kecamatan,yakni:
1. Kecamatan Moutong : 97 ekor sapi, 20 ekor kambing.
2. Kecamtan Bolano Lambunu Sapi 105 Ekor/Kambing : 13 Ekor.
3. Kecamatan Bolano, Sapi 16 Ekor/Kambing : 15 ekor.
4. Kecamatan Taopa sapi 54 ekor/ Kambing 20 ekor.
Artikel Terkait
Kemenkum Sulteng Kaji Ulang Aturan Aset dan Perumahan Parigi Moutong
Jeritan Eks Polwan Yuni Utami Saat Dievakuasi Paksa ke RSJ Madani Palu
Geng Motor Serang Warga di Eks MTQ Kendari, Berakhir Ditabrak Mobil Misterius
Gara-gara Tak Disiplin Jaga Kualitas Makanan, Tiga Pejabat Badan Gizi Nasional Dicopot
Viral Jenazah Balita Diangkut Motor, Anwar Hafid Wajibkan Ambulans Sulteng Bawa Mayat