Lihat postingan ini di Instagram
Sulawesitoday - Bentrokan berdarah antar dua kelompok warga pecah di kawasan padat Jalan Nuri Kecamatan Mariso Tanjung Bunga pada Sabtu malam tanggal 30 Mei 2026.
"Dua orang dari masing-masing kelompok mengalami luka robek yang cukup parah pada bagian tangan akibat sabetan senjata tajam," kata salah satu warga sekitar yang enggan disebutkan namanya saat ditemui di lokasi kejadian.
Suasana di sekitar lokasi kejadian mendadak mencekam ketika puluhan pemuda saling serang menggunakan batu dan senjata tajam di tengah kegelapan malam.
Baca Juga: Banjir Betalemba Poso Putus Jalan Poros Napu Akibat Tanggul Sungai Rusak
Ketakutan melanda warga setempat yang terpaksa mengunci rapat pintu rumah mereka karena khawatir menjadi sasaran amukan massa yang kalap.
Aparat kepolisian dari sektor setempat langsung diterjunkan ke lokasi untuk membubarkan massa sekaligus mengantisipasi adanya aksi balasan.
"Polisi sedang mengejar para pelaku utama dan kami meminta warga untuk tetap tenang di rumah masing-masing," ujar perwira polisi yang memimpin pembubaran massa di lapangan.
Baca Juga: Sulap Lahan Terbengkalai Jadi Rumah Pers Majene Lawan Hoaks
Penyelidikan mendalam kini tengah dilakukan oleh tim penyidik guna mengetahui motif utama di balik pertikaian kelompok yang meresahkan ini.
Tim medis sudah mengevakuasi kedua korban luka ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan darurat secara intensif.
Artikel Terkait
Bocah Bakar Rambut Pengunjung Toko Pakai Korek Api Terekam CCTV Media Sosial Heboh
Ubah Aturan Main, Kemendagri Siapkan Rp 1 Triliun bagi Daerah Berhasil Tekan Pengangguran
Viral di Medsos, Maling Durian Montong Kena Sanksi Sosial Diarak Warga Desa Posona Atas Parigi Moutong
Sulap Lahan Terbengkalai Jadi Rumah Pers Majene Lawan Hoaks
Banjir Betalemba Poso Putus Jalan Poros Napu Akibat Tanggul Sungai Rusak