Sulawesitoday - Di tengah hiruk-pikuk media sosial, seorang wanita yang bekerja sebagai Ladies Companion (LC) menghebohkan netizen dengan pengakuan yang cukup mencengangkan. Melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram @vacio.id, wanita tersebut membeberkan rincian gaji LC yang bisa ia peroleh dalam seminggu, dan jumlahnya memang mengejutkan banyak orang. Bukan sekadar angka kecil, tapi nominal yang bahkan berhasil mengalahkan gaji rata-rata karyawan kantoran.
Salah satu contoh yang ia tampilkan adalah gaji dari seorang LC bernama Tania, yang mampu meraup pendapatan bersih hingga Rp4.846.000 hanya dalam satu minggu. Jumlah ini didapat setelah bekerja selama 58 jam dalam rentang waktu tujuh hari.
Jika dihitung, sebelum dipotong biaya depo, makanan restoran, dan sumbangan lainnya, total gaji Tania mencapai Rp5.220.000. Bayangkan saja, dalam seminggu saja bisa menghasilkan jumlah sebanyak itu – tentu saja, banyak orang yang langsung membandingkan dengan gaji bulanan dari pekerja kantoran yang biasanya tak jauh-jauh dari angka tersebut.
Wanita itu, dalam video, mengatakan, “Tania. Satu minggu, 58 jam. Gaji kotornya itu ada Rp5.220.000. Itu satu minggunya, kakak. Ini real ya,” menguatkan bahwa nominal tersebut bukan angka fiktif. Dan tentu, respons netizen tak kalah beragam, bahkan cukup panas.
Baca Juga: Penemuan Jasad Wanita di Luwu Timur: Luka Misterius, Pihak Berwenang Belum Menyimpulkan Penyebabnya
Banyak yang memberikan komentar negatif, merasa bahwa profesi tersebut mungkin bukan sesuatu yang patut untuk dibanggakan. Ada yang berkata, “Untuk kali ini kayaknya netizen gak ada yang iri deh,” dan lainnya yang menyatakan, “Gapapa dah gaji gue 5 juta sebulan tapi halal.”
Dalam dunia yang semakin kompleks ini, fenomena profesi LC seperti ini memang menimbulkan banyak pandangan berbeda di masyarakat. Dengan jam kerja yang panjang dan intens, gaji yang diperoleh jelas menarik, tetapi pertanyaan besar tentang etika dan persepsi sosial tetap menghantui profesi semacam ini.
Baca Juga: Mayat Wanita di Tebing Luwu Timur, Diduga Naik Travel Sebelum Meninggal
Beberapa orang mungkin berpendapat bahwa setiap orang memiliki hak untuk memilih jalur karier yang mereka anggap sesuai, namun banyak juga yang menganggap profesi LC ini masih penuh kontroversi, terutama ketika terkait dengan aspek moral dan pandangan masyarakat luas.
Tentu saja, perdebatan seperti ini tidak akan pernah selesai, terutama di tengah masyarakat yang begitu beragam dalam pandangan hidup. Tapi fenomena ini memberikan gambaran yang jelas bahwa gaji besar tak selalu diiringi dengan penerimaan sosial yang tinggi.
Artikel Terkait
Viral Penampakan Mobil Lapis Baja Komando Pasukan Hajatan Milik Hansip
Kasus Siswa SMAK Gloria Surabaya Viral, Orang Tua Minta Maaf dan Siap Diperiksa Polisi
Mayat Wanita di Tebing Luwu Timur, Diduga Naik Travel Sebelum Meninggal
Penemuan Jasad Wanita di Luwu Timur: Luka Misterius, Pihak Berwenang Belum Menyimpulkan Penyebabnya
Kebun Ganja di Atap Rumah dengan Penjualan Luar Biasa Terorganisir, Polisi Ungkap Pria Ini Terancam Seumur Hidup