Sulawesitoday - Sebuah tragedi lalu lintas kembali menelan korban jiwa di ruas Jalan Raya Purworejo–Magelang. Sekitar pukul 10.30 WIB, sebuah truk pengangkut pasir melaju hilir-mudik dari arah Magelang menuju Purworejo dan menabrak minibus penumpang di depan SDN Kalijambe. Benturan keras itu langsung meremukkan bagian depan minibus, menewaskan sebelas orang di tempat.
Menurut keterangan Ajun Komisaris Polisi Ida Widiastuti, Kasi Humas Polres Purworejo, kesebelas korban yang meninggal dunia seluruhnya merupakan warga Kabupaten Magelang. “Kami sudah identifikasi bahwa semua jenazah adalah penduduk Magelang. Proses evakuasi dan identifikasi selesai pada siang hari ini,” ujarnya saat dihubungi dari Semarang.
Insiden bermula ketika truk bermuatan pasir seberat belasan ton itu kehilangan kendali di tanjakan menurun Desa Kalijambe. Diduga rem blong, truk meluncur tak terkendali dan menghantam minibus yang melaju di depannya. Saksi mata, Suryanto (45), pengemudi ojek, menggambarkan suasana mencekam: “Truk itu melaju cepat, lalu terdengar benturan hebat—minibus langsung porak-poranda.”
Petugas gabungan Polres Purworejo dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung melakukan evakuasi korban menggunakan alat berat. Sebelas jenazah dievakuasi ke RSUD Tjitrowardojo Purworejo untuk proses visum. Sementara, lima penumpang lain yang selamat dilarikan ke rumah sakit setempat dengan luka-luka serius.
“Fokus kami sekarang adalah mengungkap penyebab rem blong dan memastikan tidak ada korban tambahan,” kata AKP Widiastuti. Polisi lalu memasang garis polisi di lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara, serta memeriksa kondisi teknis truk dan rekaman CCTV sekitar.
Kecelakaan ini kembali mengingatkan pentingnya pengecekan rutin kendaraan berat, terutama sistem pengereman. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo, Hendro Susilo, menambahkan bahwa pihaknya akan meningkatkan patroli dan inspeksi menuju musim hujan, di mana risiko rem blong meningkat akibat kemiringan jalan dan beban berlebih.
Baca Juga: Tragis di Kaligawe: Truk Muatan Kedelai Ditabrak Kereta Api, Sopir Tewas Seketika
Arus lalu lintas di jalur Purworejo–Magelang sempat lumpuh total selama hampir tiga jam. Petugas mengalihkan kendaraan ke jalan alternatif desa guna memperlancar evakuasi. Hingga sore ini, kondisi jalan kembali normal meski beberapa titik masih berbekas serpihan kaca dan sisa kerikil.
Kepolisian mengimbau seluruh pengemudi, khususnya truk bermuatan berat, untuk selalu melakukan pemeriksaan rem, ban, dan beban muatan sebelum berangkat. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama agar tragedi serupa tak terulang.
Artikel Terkait
PFI Palu Kupas Dampak AI pada Foto Jurnalistik, Etika vs Inovasi
Parigi Moutong All Out di Penilaian Aksi Konvergensi Stunting Sulteng: Tantangan Pertahankan Juara 1
Jadikan Pelajaran: Sembunyi di Mesin Cuci, Bocah 2 Tahun Nyaris Tak Keluar Hidup-Hidup
Operasi Kilat di Jalur Seba‑seba, Polres Morowali Amankan Rp 1,6 Juta dan 2 Pelaku Pungli
Tragis di Kaligawe: Truk Muatan Kedelai Ditabrak Kereta Api, Sopir Tewas Seketika