Sulawesitoday - Aksi tutup jalan warga Desa Jononunu mendadak viral setelah video yang diunggah akun Facebook @Indra J Aho tersebar luas, menyorot penolakan masyarakat terhadap rencana pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di wilayah mereka.
Aksi ini dengan tegas: “Kalau tidak ada surat pembatalan dari pak bupati, kami tidak akan membukanya,” tegas perwakilan warga dalam video protes tersebut.
Video berdurasi 32 detik lebih itu menampilkan puluhan warga berdiri berjajar menahan truk pengangkut sampah menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Pada keterangan video, disebutkan: “Aksi protes dari masyarakat menutup jalan ke TPA. Jika ada surat pembatalan IPLT dari pak bupati, jalan akan dibuka kembali.”
Sejumlah netizen ikut memberikan dukungan dan sorotannya. Akun @Sahrul Lakadere berkomentar, “Ini baru mantap demi kebaikan masyarakat Jononunu.”
Sementara @Kesya Putri mengungkap kekhawatirannya, “Sudah semua sampah dibuang ke desa Jononunu, sekarang malah limbah kotoran lagi yang mau dibuang di sana.”
Netizen lain, @Aank Music Torue Daddy, menyoroti akar masalah: “Biasanya sampai ada aksi seperti ini karena adanya miskomunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Andai sejak awal ada upaya duduk bersama, kemungkinan aksi penutupan jalan ini tidak terjadi
Artikel Terkait
117 Petugas Damkar Sulteng Adu Aksi: Hose Laying hingga Survival di Parigi Moutong
Tim Resmob Polres Tojo Una-Una Bekuk Dua Maling Sekaligus di Ampana
Komisi I DPR Minta Investigasi Transparan Usai Ledakan Amunisi di Garut, 15 Jiwa Jadi Korban
Integritas Diuji, 11.114 Pejabat Negara Mangkir dari LHKPN
DPRD Parigi Moutong Selesaikan Laporan Reses 2024–2025, Aspirasi Infrastruktur hingga Pendidikan Dibawa ke Paripurna